Aliran Aliran Sastra

Aliran Teori Sastra Formalisme Strukturalisme Poststrukturalisme Feminisme Postkolonial Dekonstruksi Postmodernisme 2. Formalisme • Secara etimologis formalisme berasal bahasa latin yakni forma, yang berarti bentuk atau wujud. Formalisme mengutamakan pola-pola suara dan kata-kata formal, bukan isi, oleh karena itulah, cara kerjanya disebutAliran dalam kesusastraan berhubungan erat dengan pandangan hidup dan kejiwaan pengarang dan penyair, serta biasanya terekspresikan dalam karya-karya mereka. Artinya, kita memasukkan seorang sastrawan ke dalam aliran tertentu, hendaknya berdasarkan karya sastra mereka.Aliran ini membedakan dua macam kalimat yaiyu kalimat inti dan kalimat transformasi. Kalimat inti adalah kalimat yang belum dikenai kaidah trasformasi, sedangkan kalimat transformasi adalah kalimat yang dikenai kaidah transformasi. Adapun cirri-ciri kalimat inti itu ialah: a) lengkap, b) simple, c) statemen, d) aktif, e) positif, dan f) runtut.2. Idealisme dan Aliran Lainnya dalam Karya Sastra. Dalam aliran idealisme terdapat aliran romantisme, simbolisme, ekspresionisme, mistisisme, dan surealisme. Aliran idealisme adalah aliran di dalam filsafat yang mengemukakan bahwa dunia ide,dunia cita-cita, dunia harapan adalah dunia utama yang dituju dalam pemikiran manusia.ALIRAN SASTRA Kata mazhab atau aliran berasal dari kata stroming (bahasa Belanda) yang mulai muncul di Indonesia pada zaman Pujangga Baru. Kata itu bermakna keyakinan yang dianut golongan-golongan pengarang yang sepaham, ditimbulkan karena menentang paham-paham lama (Hadimadja, 1972: 9). Dalam bahasa Inggris, terdapat dua kata yang maknanya sangat berkaitan dengan aliran, yaitu periods, age

Aliran-aliran Kesusastraan - Pendidikan dan Pengetahuan

Aliran ini menampilkan tentang suatu hal yang bersifat romance, seperti suatu pemandangan alam, tragedi, ataupun sejarah Pada hakikatnya, aliran romantisme merupakan aliran dalam sastra yang lebih mengutamakan perasaan sehingga dalam penerapannya menggunakan bahasa yang indah dan mendalam, seakan mengawang dalam mimpi.Materi ini merupakan video pembelajaran Pengantar Ilmu SastraALIRAN ALIRAN DALAM KARYA SASTRA . Realisme * Aliran realisme ialah aliran yang ingin mengemukakan kenyataan, barang yang lahir (lawan batin). Sifatnya harus obyektif karena pengaranag melukiskan dunia kenyataan. Segala-galanya digambarkan seperti apa yang tampak, tak kurang tak lebih.Munculnya aliran dalam sastra tidak bisa dilepaskan dari hakikat karya sastra itu sendiri yang bagian dari karya seni. Aliarn karya sastra memudahkan pembaca untuk mengetahu dan mengenali ciri khas setiap pengarang atau setiap periode. Materi secara lengkap dapat diunduh di sini

Aliran-aliran Kesusastraan - Pendidikan dan Pengetahuan

Aliran Linguistik Transformasional | Linguistik Id

ALIRAN - ALIRAN SASTRA. IMPRESIONISME. 1. ALIRAN REALISME Novel Tidak Ada Esok karya Mochtar Lubis. Novel ini menceritaakan tentang perjuangan seorang tokoh Johan ketika masa penjajahan Jepang, masa kemerdekaan, dan paska kemerdekaan. Berawal dari penggambaran setting yang sangat piawai dilakukan oleh pengarang.Transcript Aliran-Aliran Karya Sastra ALIRAN-ALIRAN KARYA SASTRA Pengantar Sastra Indonesia Oleh: Maulfi Syaiful Rizal Romantisme Simbolisme Idealisme Ekspresionisme Mistisisme Surealisme Jenis-Jenis Aliran Sastra Realisme Impresionisme Materialisme Naturalisme Eksistensialisme Determinisme ALIRAN IDEALISME Aliran idealisme adalah aliran di dalam filsafat yang mengemukakan bahwa dunia ideA. Aliran Sastra Kata mazhab atau aliran berasal dari kata stroming (bahasa Belanda) yang mulai muncul di Indonesia pada zaman Pujangga Baru.Kata itu bermakna keyakinan yang dianut golongan-golongan pengarang yang sepaham, ditimbulkan karena menentang paham-paham lama (Hadimadja,1972:9).About Press Copyright Contact us Creators Advertise Developers Terms Privacy Policy & Safety How YouTube works Test new features Press Copyright Contact us CreatorsAliran ini merupakan aliran sastra yang melukiskan berbagai objek dan tanggapan secara serentak. Karya sastra aliran ini umumnya memiliki gaya pengucapan yang melompat-lompat dan bawah sadar atau mengangkat obyek-obyek dalam mimpi, keadaan jiwa antara tidur dan jaga.

P3k Pingsan Line Lets Get Rich Jepang Kicau Kenari Master Tujuan Melukis Ide Pokok Yaitu Memperlancar Peredaran Darah Naskah Ludruk Jawa Timur Bangun Ruang Limas Segi Empat Asking And Giving Opinion Exercise Https //puspendik.kemdikbud.go.id/hasil-un/ 2019 Pernyataan Tentang Trafo

Aliran-Aliran Karya Sastra | slideum.com

Aliran-Aliran Karya Sastra download report Transcript Aliran-Aliran Karya Sastra ALIRAN-ALIRAN KARYA SASTRA Pengantar Sastra Indonesia Oleh: Maulfi Syaiful Rizal Romantisme Simbolisme Idealisme Ekspresionisme Mistisisme Surealisme Jenis-Jenis Aliran Sastra Realisme Impresionisme Materialisme Naturalisme Eksistensialisme Determinisme ALIRAN IDEALISME   Aliran idealisme adalah aliran di dalam filsafat yang mengemukakan bahwa dunia ide,dunia citacita, dunia harapan adalah dunia utama yang dituju dalam pemikiran manusia. Contoh : “Habis Gelap Terbitlah Terang“ karya R.A. Kartini; “Layar Terkembang“ karya Sutan Takdir Alisjahbana, “Kemarau“ karya A.A. Navis. ALIRAN ROMANTISME    Aliran romantisme ini menekankan kepada ungkapan perasaan sebagai dasar perwujudan pemikiran pengarang sehingga pembaca tersentuh emosinya setelah membaca ungkapan perasaannya. Contoh : puisi-puisi Amir Hamzah “Buah Rindu“, “ Karena Kasihmu“, “ Memuji Dikau “, “ Mengawan “, “ Do’a “, karya-karya Hamka “Tenggelamnya Kapal Van der Wijk “, “Di Bawah Lindungan Ka’bah“, “Di dalam Lembah Kehidupan“, roman “Upacara“ dan kumpulan sajak “Nyanyian Ibadah“ nya Korrie Layun Rampan, kumpulan sajak “ Romance Perjalanan “ Kirjomulyo, “ Buku Puisi “ nya Hartoyo Andangjaya. BUAH RINDU Dikau sambur limbur pada senja dikau alkamar purnama raya asalkan kanda bergurau senda dengan adinda tajuk mahkota.  Dituan rama-rama melayang didinda dendang sayang asalkan kandaa selang-menyelang melihat adinda kekasih abang ALIRAN SIMBOLISME   Simbolisme adalah aliran kesusastraan yang penyajian tokoh-tokohnya bukan manusia melainkan binatang, atau benda-benda lainnya seperti tumbuh-tumbuhan yang disimbolkan sebagai perilaku manusia. Contoh: “Mereka Bilang Saya Monyet”, “Nayla” karya Djenar Maesa Ayu. , “ Kucing “ sajak Sutardji Q.B., “ Ikan-ikan Hiu, Ido, Homa “ karya Y.B. Mangunwijaya, “Ular dan Kabut“ sajak Ajib Rosidi “Namun seperti Si Kepala Anjing, sikap Si Kepala Buaya itu tidak kalah berbudayanya jika berada di tempat umum. Saya yakin, pasti tidak adaa yang mengira kelakuan Si kepala Buaya dan Si Kepala Ular juga Si Kepala Anjing, bahkan semua kepala-kepala binatang ini ketika mereka tidak berada di depan umum.”. (halaman : 9) Mereka bilang, saya monyet karya Djenar Maesa Ayu KUCING Sutardji Calzoum Bachri ngiau! Kucing dalam darah dia menderas lewat dia mengalir ngilu ngiau dia bergegas lewat dalam aortaku dalam rimba darahku dia besar dia bukan harimau bukan singa bukan hiena bukan leopar dia macam kucing bukan kucing tapi kucing ngiau dia lapar dia merambah rimba afrikaku dengan cakarnya dengan amuknya ALIRAN EKSPRESIONISME   Aliran ekspresionisme adalah aliran dalam karya seni, yang mementingkan curahan batin atau curahan jiwa dan tidak mementingkan peristiwa-peristiwa atau kejadian-kejadian yang nyata. Ekspresi batin yang keras dan meledak-ledak. biasa dianggap sebagai pernyataan atau sikap pengarang. Pengarang Indonesia yang dianggap ekspresionis ialah Chairil Anwar.  PERSETUJUAN DENGAN BUNG KARNO Ayo ! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji Aku sudah cukup lama dengan bicaramu dipanggang diatas apimu, digarami lautmu Dari mulai tgl. 17 Agustus 1945 Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu Aku sekarang api aku sekarang laut Bung Karno ! Kau dan aku satu zat satu urat Di zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayar Di uratmu di uratku kapal-kapal kita bertolak & berlabuh (1948) ALIRAN MISTISISME   Mistisisme adalah aliran dalam kesusastraan yang mengacu pada pemikiran mistik, yaitu pemikiran yang berdasarkan kepercayaan kepada Zat Tuhan Yang Maha Esa, yang meliputi segala hal di alam ini. Contoh karya sastra yang beraliran ini adalah sebagian besar karya Amir Hamzah, Bahrun Rangkuti, dan J.E.Tatengkeng, dan Danarto. KUBURAN ITU MENGANGA!  ....... Kuburan Eyang putri yang kami jaga empat puluh hari empat puluh malam, dibongkar maling, dan kain kafan, ya .... kain kafan itu ....  “eyang bakal mati pada malam Selasa Kliwon dini hari, tujuh hari mendatang. Lalu kuburkan cepat-cepat di siang hari. Soalnya sore hari bakal hujan lebat. Sebagian Jakarta bakal menemukan ...... Selamat Jalan, Nek karya Danarto  ALIRAN SUREALISME Aliran karya sastra yang melukiskan berbagai objek dan tanggapan secara serentak. Karya sastra yang bercorak surealisme umumnya susah dipahami karena gaya pengucapannya yang melompat-lompat dan terkadang terasa agak kacau. Contoh karya sastra aliran ini misalnya Radio Masyarakat karya Rosihan Anwar, Merahnya Merah karya Iwan Simatupang, dan Tumbang karya Trisno Sumardjo.   “Tokoh kita tak suka pada opseter ini, sebagaimana dia tak menyukai siapa saja yang lapang kerjanya sedikit banyak ada hubungannya dengan orang mati.” (Ziarah: hlm. 6) “Begitu malam jatuh, perutnya dituangkannya arak penuh-penuh, memanggil Tuhan keras-keras, kemudian meneriakkan nama Istrinya keras-keras, menangis keras-keras, untuk pada akhirnya tertawa keras-keras.” (Ziarah: hlm. 1) Aliran Materialisme 1.    Aliran Realisme adalah aliran dalam karya sastra yang berusaha melukiskan suatu objek seperti apa adanya. Aliran ini umumnya lebih objektif memandang segala sesuatu (tanpa mengikut sertakan perasaan). - Novel PADA SEBUAH KAPAL karya N. H. DINI. - KOTA HARMONI karya IDRUS. - TAK ADA HARI ESOK karya MOCHTAR LUBIS. Kesukaan itu seperti tumpah dari langit memenuhi bumi. Seperti hujan yang penuh deru merambang dalam musik balian yang mengelus ke hutan-hutan Tutupan. Seperti teri dan lele sambut-bersambut seperti tangan yang saling berjabat dengan rasa girang yang melimpah. (Perjalanan dalam Kelam karya Korrie Layun Rampan) Aliran Impresionisme adalah aliran kesusastraan yang memusatkan perhatian pada apa yang terjadi dalam batin tokoh utama. Impresionisme lebih mengutamakan pemberian kesan/pengaruh kepada perasaan daripada kenyataan atau keadaan yang sebenarnya. Beberapa pengarang Pujangga Baru memperlihatkan impresionisme dalam beberapa karyanya.    NATURALISME Aliran yang mementingkan pengungkapan secara terusterang, tanpa mempedulikan baik buruk dan akibat negatif. Kumpulan sajak F. Rahardi, “ Catatan Harian Sang Koruptor “ dan “ Sumpah WTS “, beberapa sajak Rendra “ Bersatulah Pelacur-pelacur Kota Jakarta “, “ Rick dari Corona “, “ Sajak Gadis dan Majikan “, Sajak SLA “ bisa ditunjuk sebagai contoh pengibar aliran ini. Dari khazanah lama “Surabaya“ nya Idrus bisa digunakan sebagai contoh meskipun tidak seseru punya F. Rahardi dan Rendra. ”Saya tahu persis siapa dirinya. Saya tahu persis Si Kepala Anjing berhubungan dengan banyak laki padahal ia sudah bersuami. Saya persis Si Kepala Anjing sering mengendus-ngendus kemaluan Si kepala Srigala. Bahkan Si Kepala Anjing juga pernah mengendus-ngendus kemaluan saya walaupun kami berkelamin sama. Tapi tidak di depan umum”. (halaman 8) Sarinah Katakan kepada mereka Bagaimana kau dipanggil ke kantor menteri Bagaimana ia bicara panjang lebar kepadamu Tentang perjuangan nusa bangsa Dan tiba-tiba tanpa ujung pangkal Ia sebut kau inspirasi revolusi Sambil ia buka kutangmu  DETERMINISME Istilah determinisme berasal dari doktrin filsafat yang menyatakan bahwa setiap kejadian atau peristiwa itu ada penyebabnya. Dalam sastra, determinisme mencoba menggambarkan tokoh-tokoh cerita dikuasai oleh nasibnya, sehingga tokoh tersebut tidak sanggup dan tidak mampu lagi ke luar dari takdir yang telah jatuh pada dirinya. Contoh: “Tragedi Sangkurian “, “Pengakuan Pariyem“ nya Linus Suryadi AG, novel “Kuterima Penderitaan Ini, Ibu“ Motenggo Boesye  “Ah Ya, maklum Jawa Baru, mas. Semua serba pakai kelas Bangsawan dan rakyat jelata, Darah biru dan darah biasa. Dalam kraton dan luar kraton -berbeda derajatnya. Kehormatan serta kedudukannya. Dan dasar kehidupan yang dijadikan patokan ialah asalusulnya. Semua terpateri di jidat jua. Hembusan semangatnya tersisa dan menempel di abad kita” (hlm. 5, Pengakuan Pariyem) Aliran Eksistensialisme Aliran ini adalah aliran di dalam filsafat yang muncul dari rasa ketidakpuasan terhadap dikotomi aliran idealisme dan aliran materialisme dalam memaknai kehidupan ini. Eksistensialisme ingin mencari jalan ke luar dari kedua pemikiran yang dianggap ekstrem itu yang berpikiran bahwa manusia di samping ia sebagai subjek ia pun juga sekaligus sebagai objek dalam kehidupan ini (Ahmad Tafsir,1994 hal 193). Tokoh-tokohnya : Soren Aabye Kierkegaard (18131855) dari Denmark, kemudian Jean Paul Satre (1905-1980) dari Prancis. Sastrawan Indonesia : Iwan Simatupang TERIMA KASIH

Aliran-Aliran-Karya-Sastra.ppt

Aliran Aliran Sastra : aliran, sastra, Aliran-Aliran-Karya-Sastra.ppt

ALIRAN-ALIRAN SASTRA

Aliran Aliran Sastra : aliran, sastra, ALIRAN-ALIRAN, SASTRA

Aliran-aliran Sastra Dalam Perspektif Teori Sastra / Kinayati Djojosuroto | OPAC Perpustakaan Nasional RI.

Aliran Aliran Sastra : aliran, sastra, Aliran-aliran, Sastra, Dalam, Perspektif, Teori, Kinayati, Djojosuroto, Perpustakaan, Nasional

Aliran Sastra

Aliran Aliran Sastra : aliran, sastra, Aliran, Sastra

ALIRAN ALIRAN DALAM KARYA SASTRA - الأدب المقارن

Aliran Aliran Sastra : aliran, sastra, ALIRAN, DALAM, KARYA, SASTRA, الأدب, المقارن

Aliran Sastra

Aliran Aliran Sastra : aliran, sastra, Aliran, Sastra

Arsitektur Modern Tradisi Tradisi Dan Aliran Aliran Sastra Peranan Politik Politik Di Lapak Ferry | Bukalapak

Aliran Aliran Sastra : aliran, sastra, Arsitektur, Modern, Tradisi, Aliran, Sastra, Peranan, Politik, Lapak, Ferry, Bukalapak

D_TEORI SASTRA_part IV (Aliran-Aliran Sastra)

Aliran Aliran Sastra : aliran, sastra, D_TEORI, SASTRA_part, (Aliran-Aliran, Sastra)

Aliran Sastra - [DOCX Document]

Aliran Aliran Sastra : aliran, sastra, Aliran, Sastra, [DOCX, Document]

Aliran Sastra

Aliran Aliran Sastra : aliran, sastra, Aliran, Sastra

Makalah Ekspresionisme

Aliran Aliran Sastra : aliran, sastra, Makalah, Ekspresionisme