Gambar Teori Konveksi

Jadi, pada dasarnya teori perpindahan panas adalah termodinamika dengan persamaan kecepatan yang ditambahkan. Berbagai konsep, model, dan hukum Thermodinamika dan perpindahan kalor dikembangkan dari serangkaian konsep yang di kembangkan dari dunia fisika, model Gambar 2.5 Konveksi Paksa .Gambar 2.3 Proses perpindahan panas secara konveksi Sumber: (nasrulbintang.files.wordpress.com) Suatu fluida memiliki temperatur (T) yang bergerak dengan kecepatan (V), diatas permukaan benda padat (Gambar 2.4). Temperatur media padat lebih tinggi dari temperatur fluida, maka akan terjadi perpindahan panas secara konveksi dariTeori konveksi. Teori konveksi menjelaskan bahwa terjadinya aliran konveksi ke arah yang vertikal pada lapisan astenosfer yang sedikit kental, aliran ini sanggatlah berpengaruh dalam aliran yang sampai ke kerak bumi terletak di atas permukaan bumi. gambar teori apungan benua, gambar teori laurasia-gondwana, gambar teori lempeng tektonikPenyangga kaki kursi merupakan bagain dari kursi konveksi yang berada diantara selasela kaki kursi dan d- igunakan sebagai penguat antara kaki-kaki pada kursi. Penyangga kursi konveksi memiliki dimensi ukuran yaitu panjang 13 cm, lebar 3 cm, dan tinggi 5 cm. Gambar penyangga kaki kursi terdapat pada gambar 2.5 berikut ini.Teori ini didukung dengan bukti-bukti bahwa terdapatnya kesamaan garis pantai, batuan dan fosil antara Afrika bagian barat dengan Amerika Selatan bagian timur. 4. Teori Konveksi (Convection Theory) Teori konveksi ini pertama kali dicetuskan oleh Arthur Holmes sekitar tahun !927 dan kemudian dikembangkan oleh Harry H. Hess dan Robert Diesz.

PDF BAB II DASAR TEORI 2.1 Perpindahan Panas

Konveksi hanya terjadi pada cairan dan gas. Cairan dan gas adalah konduktor panas yang buruk. Namun, kalor ditransfer melalui fluida (cairan atau gas) dengan mudah dengan metode lain yang disebut konveksi. Mengapa balon yang digembungkan dengan panas ditunjukkan pada gambar.Dasar teori konveksi 1. BAB II DASAR TEORI Gambar 2.1 Thermal boundary layer pada isothermal plat datar Konveksi merupakan bentuk perpindahan panas dimana molekul-molekul benda membawa energi panas dari satu titik ke titik lainnya.Gambar 3. Daerah lempeng berdasarkan teori tektonik lempeng. Lahirnya teori lempeng tektonik sebenarnya merupakan jalinan dari berbagai konsep dan teori lama seperti Teori Apungan Benua, Teori Arus Konveksi, Teori Pemekaran Lantai samudera, dan Teori Sesar Mendatar, sebagaimana telah dijelaskan pada teori-teori di atas.Kumpulan gambar tentang Gambarkan Arus Konveksi, klik untuk melihat koleksi gambar lain di kibrispdr.org

PDF BAB II DASAR TEORI 2.1 Perpindahan Panas

Teori Kontraksi - Pengertian, Tujuan, Srtuktur Dan landasan

Proses pembentukan lautan berdasarkan teori laplace ( kabut) Proses terbentuknya laut berawal dari proses pembentukan bumi dimana, menurut laplace, bumi terbentuk 4 miliar tahun yang lalu, karen pembentukan bumi berawal dari pengerutan matahari yang mengakibatkan, bagian dari matahari terlepas, sehingga terlempar keluar dan saling tabrakan, akhirnya terbentuklah planet, salah satunya planet80 Gambar 3.3 menunjukkan skema dari konveksi alami Gambar 3.3 Skema konveksi alami [3]. 3.2.1 Pengetahuan Umum Konveksi Konveksi terbagi menjadi dua jenis, yaitu konveksi alami dan konveksi paksa. Dimana konveksi alami adalah konveksi yang terjadi akibat pemaksaan oleh gaya apung, dimana karena perbedaan massa jenis yang diakibatkan olehGambar 4-1 mengilustrasikan model arus konveksi yang terjadi pada bagian mantel luar yang disebabkan oleh adanya aliran panas yang bergerak dari bagian bawah yang lebih panas naik kearah bagian atas yang relatif lebih dingin. Gambar 4-2 Model pemekaran kerak bumi (lantai samudra) oleh adanya arus konveksi yang berasal dari bagian Mantel Luar Bumi.Perpindahan panas konveksi adalah perpindahan panas yang terjadi dari permukaan media padat atau fluida yang diam menuju fluida yang mengalir (begerak) atau sebaliknya, dimana diantara keduanya terdapat perbedaan temperatur . Pergerakan fluida ditimbulkan oleh adanya bouyancy dari perubahan densitas fluida akibat perbedaan temperatur yang disebut free convection. Sedangkan pergerakan fluidaKonveksi AirBerdasarkan data hasil percobaan dan analisis data, diperoleh hasil percobaan yaitu: 1.Pada percobaan 1 bahwa pergerakan serbuk dupa dari gelas konveksi bagian kanan ke atas terus kekiri lalu turun kemudian kembali ke kanan bawah. 2.Pada percobaan 2 bahwa pergerakan serbuk dupa dari bagian tengah,ada yang kekiri dan ada yang ke

Gambar Bola Basket Keren Gambar Bismillah Png Gambar Animasi K3 Gambar Nasi Goreng Kartun Gambar Animasi Ibu Dan Anak Gambar Posisi Gerhana Bulan Gambar Pola Horizontal Gambar Animasi Tangan Letak Etiket Gambar Berada Di Gambar Poster Tentang Lingkungan Gambar Ekosistem Padang Rumput

Pengertian Lempeng Bumi dan Teori Pembentukan Lempeng Bumi

Loading...

Pengertian Lempeng Bumi – Dalam kesempatan kali ini admin ingin membahas mengenai pengertian Lempeng Bumi. Mungkin diantara sobat ada yang sudah mengerti atau memahami apa itu pengertian Lempeng Bumi. Namun tidak bisa dipungkiri jika masih ada yang belum terlalu memahami atau bahkan belum mengerti sama sekali mengenai apa itu pengertian Lempeng Bumi. Bagi sobat yang masih bingung mengenai pengertian Lempeng Bumi, sobat bisa menyimak penjelasan mengenai pengertian Lempeng Bumi di bawah ini untuk memahami lebih lanjut.

Pengertian Lempeng Bumi

Lempeng bumi merupakan bagian dari litosfer sebagai lapisan terluar dari permukaan bumi yang memiliki struktur padat dan keras karena terdiri atas berbagai batuan dan tanah. Lempeng-lempeng ini terletak diatas lapisan mantel bumi yang massa zatnya berupa lava sehingga strukturnya lebih cair dan kental. Lempeng bumi terpecah menjadi beberapa pecahan dan selau bergerak ke arah tertentu akibat adanya konveksi fluida (pergerakan molekul-molekul dari massa cairan atau gas) dari dalam lapisan mantel bumi.

Dari pembahasan sebelumnya pada artikel “ Lapisan Permukaan Bumi” kita mengetahui bahwa bumi terdiri atas beberapa lapisan yaitu lapisan litosfer atau kulit bumi sebagai lapisan terluar, kemudian lapisan astenosfer dan mesosfer yang terletak dibawahnya sebagai mantel bumi, dan lapisan barisfer sebagai inti bumi. Semua lapisan ini memiliki struktur dan sifat yang berbeda-beda. Litosfer sebagai lapisan terluar dari bumi merupakan lapisan padat dan keras yang terdiri dari berbagai jenis batuan sehingga terlihat seperti kerak yang mengelilingi bumi. Lapisan kerak bumi ini terdiri atas dua jenis lempeng, yaitu lempeng benua dan lempeng samudra yang memiliki kedalaman yang berbeda. Lempeng benua merupakan bagian kerak bumi atau lempeng yang menopang daratan dan memiliki ketebalan 20-70 km, sementara lempeng samudra merupakan bagian lempeng yang tertutupi samudra dan memiliki ketebalan yang lebih tipis sekitar 5-10 km. Lapisan kerak bumi ini terletak diatas lapisan mantel bumi (astenosfer dan mesosfer ) yang tersusun atas massa zat cair kental dan berpijar serta selalu bergerak dengan sangat lambat. Karena hal inilah, lempeng-lempeng bumi yang padat dan keras pada lapisan litosfer terlihat seolah mengambang diatas lapisan mantel bumi.

Loading...

Pengertian Hukum, Unsur-unsur, Ciri-ciri dan Macam-macam Pembagian Hukum Serta Tujuannya

Teori Pembentukan Lempeng Bumi

Permukaan bumi yang dari masa ke masa terus mengalami perubahan

1. Teori Kontraksi dan Pemuaian (Contraction and Expasion Theory)

Teori ini pada awalnya dicetuskan oleh Descrates (1596-1650) dan kemudian di dukung oleh James Dana (1847) dan Elie de Baumant (1852). Descrates menyebutkan bahwa bumi terus mengalami penyusutan dari masa ke masa karena adanya proses pendinginan. Akibat dari proses penyusutan ini permukaan bumi mengkerut dan terbentuklah relief berupa gunung, lembah dan dataran. Analogi teori ini di adopsi dari kulit buah apel yang mengering. Dari teori ini dapat dijelaskan mengenai proses terbentuknya lipatan pada permukaan bumi, namun teori belum dapat menjelaskan proses terbentuknya daerah-daerah tekanan.

2. Teori Dua Benua (Laurasia-Gondwana Theory)

Teori yang dikemukakan oleh Edward Zuess pada tahun 1884 ini menyebutkan bahwa bumi ini pada awalnya terdiri atas dua benua yang sangat besar yaitu Laurasia di bagian kutub utara dan Gondwana pada bagian kutub selatan. Kedua benua ini terus mengalami pergerakan ke arah ekuator bumi hingga pada akhirnya terpecah menjadi beberapa benua yang lebih kecil. Disebutkan Laurasia terpecah menjadi benua Asia, Eropa dan Amerika Utara, sedangkan Gondwana terpecah menjadi benua Afrika, Australia dan Amerika Selatan.

3. Teori Pengapungan Benua (Continental Drift Theory)

Pada tahun 1912, Alfred Wegner mencetuskan teori pengapungan benua ini. Ia menyebutkan bahwa pada awalnya hanya terdapat satu benua yang sangat besar dimuka bumi yang disebut Pangea. Kemudian Pangea ini terpecah dan terus mengalami perubahan melalui pergerakan dasar laut. Gerakan sentripugal dari rotasi bumi menyebabkan pecahan-pecahan pangea tersebut bergerak ke arah barat menuju ekuator. Teori ini didukung dengan bukti-bukti bahwa terdapatnya kesamaan garis pantai, batuan dan fosil antara Afrika bagian barat dengan Amerika Selatan bagian timur.

4. Teori Konveksi (Convection Theory)

Teori konveksi ini pertama kali dicetuskan oleh Arthur Holmes sekitar tahun !927 dan kemudian dikembangkan oleh Harry H. Hess dan Robert Diesz. Teori ini menyebutkan bahwa terdapat arus konveksi dari dalam mantel bumi yang terdiri dari massa berupa lava. Ketika arus konveksi ini membawa lava sampai ke permukaan bumi di bagian punggung tengah samudra (mid oceanic ridge), akan menyebabkan lava tersebut membeku dan membentuk lapisan kulit bumi yang baru sehingga menggeser dan menggantikan kulit bumi yang lama. Teori ini didukung dengan adanya bukti bahwa terdapatnya bagian mid oceanic ridge itu sendiri, seperti mid Atlantic Ridge dan Pasific Atlantic Ridge. Selain itu berdasarkan sebuah penelitian mengenai umur laut juga dibuktikan bahwa semakin jauh dari punggung tengah samudra, umur batuan-batuannya semakin tua.

5. Teori Lempeng Tektonik (Tectonic Plate Theory)

Teori yang dikemukakan oleh Tozo Wilson sekitar tahun 1965 ini menyebutkan bahwa kulit bumi terdiri atas beberapa lempeng tektonik yang berada di atas lapisan astenosfer, dan lempeng-lempeng pembentuk kulit bumi ini selalu bergerak karena adanya pengaruh arus konveksi dari lapisan astenosfer. Pergerakan lempeng tektonik ini dapat dibedakan menjadi tigajenis berdasarkan arahnya, yaitu (1) Konvergensi yaitu berupa gerakan saling bertubrukan antar lempeng tektonik, baik lempeng benua maupun lempeng samudra. Beberapa pegunungan seperti Himalaya muda, Alpen, Rocky dan Andes disebut merupakan relief yang terbentuk akibat proses kenvergensi ini.; (2) Divergensi, yaitu gerakan saling menjauh antar lempeng tektonik; (3) Sesar Mendatar (Transform), yaitu gerakan berlawanan arah yang menyebabkan terjadinya pergesekan antar lempeng tektonik. Sesar San Andreas yang terbentang sepanjang 1.200 km merupakan salah satu relief yang terbnetuk akibat adanya proses transform ini.

Pengertian Seni Musik, Sejarah, Jenis-jenis, Unsur dan Fungsi Seni Musik

Sampai saat ini diperkirakan terdapat 7 lempeng utama di muka bumi yaitu Pasifik, Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika, Eurasia, Australia dan Antartika. Namun banyak lempeng-lempeng yang lebih kecil lainnya. Indonesia sendiri terletak di daerah pertemuan lempeng Australia dan Eurasia, Pasifik dan Philipine. Akibatnya, banyak pergerakan lempeng tektonik tersebut yang dampaknyadapat kita rasakan sebagai penduduk Indonesia seperti banyaknya terbentuk gunung-gunung berapi, sering terjadinya gempa bumi dan bahkan tsunami pada tahun 2004 akibat pergerakan lempeng-lempeng tersebut.

Demikianlah artikel mengenai pengertian lempeng bumi dan teori pembentukan lempeng bumi. Semoga dengan adanya tulisan diatas dapat menambah wawasan dan pengetahuan sobat mengenai Lempeng Bumi. Bagi sobat yang sudah membaca tulisan diatas, sobat bisa juga memberi kritik dan saran mengenai tulisan ini di kolom komentar. Saran dan kritik sobat sangat berguna untuk perkembangan forum ini kedepannya. Salam edukasi

Dasar Teori Konveksi

Gambar Teori Konveksi : gambar, teori, konveksi, Dasar, Teori, Konveksi

Teori Tektonik Lempeng | TJERITERA BOEMI...

Gambar Teori Konveksi : gambar, teori, konveksi, Teori, Tektonik, Lempeng, TJERITERA, BOEMI...

DOC) Konveksi | Diana Mandagi - Academia.edu

Gambar Teori Konveksi : gambar, teori, konveksi, Konveksi, Diana, Mandagi, Academia.edu

Teori Arus Konveksi.docx

Gambar Teori Konveksi : gambar, teori, konveksi, Teori, Konveksi.docx

Arus Konveksi - [PDF Document]

Gambar Teori Konveksi : gambar, teori, konveksi, Konveksi, Document]

Teori Terbentuknya Kulit Bumi - Episode 2

Gambar Teori Konveksi : gambar, teori, konveksi, Teori, Terbentuknya, Kulit, Episode

Dasar Teori Konveksi

Gambar Teori Konveksi : gambar, teori, konveksi, Dasar, Teori, Konveksi

5 Teori Pembentukan Dan Perubahan Kulit Bumi (Teori Kontraksi, Dua Benua, Pengapungan Benua, Konveksi, Lempeng Tektonik).doc

Gambar Teori Konveksi : gambar, teori, konveksi, Teori, Pembentukan, Perubahan, Kulit, (Teori, Kontraksi,, Benua,, Pengapungan, Konveksi,, Lempeng, Tektonik).doc

Teori Perkembangan Bumi & Susunan Bumi

Gambar Teori Konveksi : gambar, teori, konveksi, Teori, Perkembangan, Susunan

Bagaimana Proses Pembentukan Kulit Bumi Menurut Teori Konveksi - Seputar Bentuk

Gambar Teori Konveksi : gambar, teori, konveksi, Bagaimana, Proses, Pembentukan, Kulit, Menurut, Teori, Konveksi, Seputar, Bentuk

Dasar Teori Konveksi

Gambar Teori Konveksi : gambar, teori, konveksi, Dasar, Teori, Konveksi