Sate Di Bandung

Gedung Sate atau 'Gedung Putih-nya Bandung' ini telah menjadi tempat wisata di Bandung yang paling banyak dijadikan tempat berfoto.Explore tweets of STW_Bandung @BandungStw on Twitter. Akun cowok jangan kirim foto kontol . . . Pinned Tweet. STW_Bandung. @BandungStw. 3 months ago.Gedung Sate Bandung Atau Gouvernements Bedrijven (GB). Gedung Sate ini merupakan tempat wisata yang sangat sangat populer di segala penjuru, dinamakan gedung sate itu karena bangunan...Gedung Sate di Jalan Diponegoro, Bandung. | Foto serbabandung.com #serbabandung. Mengapa Gedung Sate Bandung sangat tersohor? Yang pasti karena arsitekturnya yang menawan.Menyediakan: Sate Ayam, Sate Sapi, Sate Kambing, Gule kambing, Sop Buntut. Tlp: (022)4220717. Mencari sate kambing atau gule kambing yang enak di Kota Bandung?

STW_Bandung @BandungStw Twitter profile | Twuko

Tempat Makan Sate Enak di Bandung yang selanjutnya adalah Sate Maulana Yusuf. Sate Hadori terletak di dekat pintu selatan Stasiun Kereta Api Bandung, Jalan Stasiun Timur No 11-12.Sate legendaris di Bandung yang begitu rekomended adalah Sate Kardjan yang sudah dirintis dari tahun Penyajiannya memanfaatkan hotplate. Sate Kardjan ini berada di Jl. Pasar Kliki, Bandung.Gedung sate salah satu tempat wisata bersejarah di Bandung yang wajib dikunjungi. Beragam aktvitas bisa dilakukan dengan harga tiket yang sangat murah.Rekomendasi tempat wisata di Bandung Jawa Barat yang wajib dikunjungi saat liburan. Daftar Objek Wisata di Bandung yang Menarik Dikunjungi. Tempat Rekreasi di Bandung Jawa Barat.

STW_Bandung @BandungStw Twitter profile | Twuko

Sisi Lain Keindahan Gedung Sate Bandung, Apa... | Sanjaya Tour

Anda ingin berburu kuliner sate di Bandung, tapi merasa bosan dengan sajian sate yang itu saja? Yuk cobain saja empat olahan sate lainnya yang telah dihimpun Tribun Jabar berikut ini."Sate Hadori" Sate Kambing Legendaris di Bandung. SATE HADORI CABANG STASIUN BANDUNG Jl.Lemah Neundeut No.8 Sukajadi, Bandung Melayani Order Online Via Aplikasi : √ Grab...Sate kambing serta sate sapi di sini menjadi andalan. Saat makan di sini, jangan lupa memesan Tempatnya yang 'nyempil' di belakang stasiun timur Bandung, sate kambing dari Sate Hadori ini...Lokasi Resto kami berada di. Sate Arang. Jl. Pasir Kaliki no. 22. Ruko Grand Eastern. Seberang 23 Paskal Hyper Square. Bandung. Resto kami buka libur lebaran 2017. Lokasi di Google MapsDari sinilah, daging sate di supply untuk beberapa cabang di Bandung, salah satunya di Jl. Wirangun Angun. Warung Sate Kardjan ini mengklaim sudah beroperasi sejak tahun 1925.

Kurobas Cup 2015 Eng Sub Loncat Jongkok Reset Modem Indihome Subscene 2 Days 1 Night Citra Aloe Vera Jung Hye Sung Instagram Pt Keong Nusantara Abadi Pekerjaan Yang Menghasilkan Barang Reproduksi Lumut Kerak Adji Bayu Cipta Baground Hijau Daun

Gedung Sate

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian Gedung SateGedung SateNama lamaGouvernements Bedrijven (GB)Informasi umumGaya arsitekturNew Indies Style, Rasionalisme BelandaLokasiBandung, IndonesiaAlamatJalan Diponegoro No. 22Koordinat6°54′09″S 107°37′07″E / 6.902459°S 107.618730°EKoordinat: 6°54′09″S 107°37′07″E / 6.902459°S 107.618730°EMulai dibangun27 Juli 1920SelesaiSeptember 1924PemilikPemerintah Kota Bandung Daerah Operasi II BandungInformasi teknisJumlah lantai3Luas lantai27.990,859 m2Desain dan konstruksiArsitekJ.GerberPerancang lainEh. De Roo, G. Hendriks Gedung Sate bagian belakang Gedung Sate

Gedung Sate, (Aksara Sunda Baku: ᮌᮨᮓᮧᮀ ᮞᮒᮦ, Gedong Saté) dengan ciri khasnya berupa ornamen tusuk sate pada menara sentralnya, telah lama menjadi penanda atau markah tanah Kota Bandung yang tidak saja dikenal masyarakat di Jawa Barat, tetapi juga seluruh Indonesia bahkan model bangunan itu dijadikan pertanda bagi beberapa bangunan dan tanda-tanda kota di Jawa Barat. Misalnya bentuk gedung bagian depan Stasiun Kereta Api Tasikmalaya. Mulai dibangun tahun 1920, gedung berwarna putih ini masih berdiri kokoh namun anggun dan kini berfungsi sebagai gedung pusat pemerintahan Jawa Barat.

Gedung Sate yang pada masa Hindia Belanda itu disebut Gouvernements Bedrijven (GB), peletakan batu pertama dilakukan oleh Johanna Catherina Coops, puteri sulung Wali Kota Bandung, Bertus Coops dan Petronella Roelofsen, mewakili Gubernur Jenderal di Batavia, J.P. Graaf van Limburg Stirum pada tanggal 27 Juli 1920, merupakan hasil perencanaan sebuah tim yang terdiri dari Ir.J.Gerber, arsitek muda kenamaan lulusan Fakultas Teknik Delft Nederland, Ir. Eh. De Roo dan Ir. G. Hendriks serta pihak Gemeente van Bandoeng, diketuai Kol. Pur. VL. Slors dengan melibatkan 2000 pekerja, 150 orang di antaranya pemahat, atau ahli bongpay pengukir batu nisan dan pengukir kayu berkebangsaan Cina yang berasal dari Konghu atau Kanton, dibantu tukang batu, kuli aduk dan peladen yang berasal dari penduduk Kampung Sekeloa, Kampung Coblong Dago, Kampung Gandok dan Kampung Cibarengkok, yang sebelumnya mereka menggarap Gedong Sirap (Kampus ITB) dan Gedong Papak (Balai Kota Bandung).

Gedung Sate (ca.1920-28)

Selama kurun waktu 4 tahun pada bulan September 1924 berhasil diselesaikan pembangunan induk bangunan utama Gouverments Bedrijven, termasuk kantor pusat PTT (Pos, Telepon dan Telegraf) dan Perpustakaan.

Arsitektur Gedung Sate merupakan hasil karya arsitek Ir. J.Gerber dan kelompoknya yang tidak terlepas dari masukan maestro arsitek Belanda Dr.Hendrik Petrus Berlage, yang bernuansakan wajah arsitektur tradisional Nusantara.

Banyak kalangan arsitek dan ahli bangunan menyatakan Gedung Sate adalah bangunan monumental yang anggun mempesona dengan gaya arsitektur unik mengarah kepada bentuk gaya arsitektur Indo-Eropa, (Indo Europeeschen architectuur stijl), sehingga tidak mustahil bila keanggunan Candi Borobudur ikut mewarnai Gedung Sate.

Beberapa pendapat tentang megahnya Gedung Sate di antaranya Cor Pashier dan Jan Wittenberg dua arsitek Belanda, yang mengatakan "langgam arsitektur Gedung Sate adalah gaya hasil eksperimen sang arsitek yang mengarah pada bentuk gaya arsitektur Indo-Eropa".

D. Ruhl dalam bukunya Bandoeng en haar Hoogvlakte 1952, "Gedung Sate adalah bangunan terindah di Indonesia".

Ir. H.P.Berlage, sewaktu kunjungan ke Gedung Sate April 1923, menyatakan, "Gedung Sate adalah suatu karya arsitektur besar, yang berhasil memadukan langgam timur dan barat secara harmonis". Seperti halnya gaya arsitektur Italia pada masa renaiscance terutama pada bangunan sayap barat. Sedangkan menara bertingkat di tengah bangunan mirip atap meru atau pagoda. Masih banyak lagi pendapat arsitek Indonesia yang menyatakan kemegahan Gedung Sate misalnya Slamet Wirasonjaya, dan Ir. Harnyoto Kunto.

Kuat dan utuhnya Gedung Sate hingga kini, tidak terlepas dari bahan dan teknis konstruksi yang dipakai. Dinding Gedung Sate terbuat dari kepingan batu ukuran besar (1 × 1 × 2 m) yang diambil dari kawasan perbukitan batu di Bandung timur sekitar Arcamanik dan Gunung Manglayang. Konstruksi bangunan Gedung Sate menggunakan cara konvensional yang profesional dengan memperhatikan standar teknik.

Gedung Sate berdiri di atas lahan seluas 27.990,859 m², luas bangunan 10.877,734 m² terdiri dari Basement 3.039,264 m², Lantai I 4.062,553 m², teras lantai I 212,976 m², Lantai II 3.023,796 m², teras lantai II 212.976 m², menara 121 m² dan teras menara 205,169 m².

Gerber sendiri memadukan beberapa aliran arsitektur ke dalam rancangannya. Untuk jendela, Gerber mengambil tema Moor Spanyol, sedangkan untuk bangunannya dalah Rennaisance Italia. Khusus untuk menara, Gerber memasukkan aliran Asia, yaitu gaya atap pura Bali atau pagoda di Thailand. Di puncaknya terdapat "tusuk sate" dengan 6 buah ornamen sate (versi lain menyebutkan jambu air atau melati), yang melambangkan 6 juta gulden - jumlah biaya yang digunakan untuk membangun Gedung Sate. Ornamen yang terbuat dari batu, terletak di atas pintu utama Gedung Sate, sering dikaitkan dengan candi Borobudur karena bentuknya yang serupa.

Fasade (tampak depan) Gedung Sate ternyata sangat diperhitungkan. Dengan mengikuti sumbu poros utara-selatan (yang juga diterapkan di Gedung Pakuan, yang menghadap Gunung Malabar di selatan), Gedung Sate justru sengaja dibangun menghadap Gunung Tangkuban Perahu di sebelah utara.

Dalam perjalanannya semula diperuntukkan bagi Departemen Lalulintas dan Pekerjaan Umum, bahkan menjadi pusat pemerintahan Hindia Belanda setelah Batavia dianggap sudah tidak memenuhi syarat sebagai pusat pemerintahan karena perkembangannya, sehingga digunakan oleh Jawatan Pekerjaan Umum. Tanggal 3 Desember 1945 terjadi peristiwa yang memakan korban tujuh orang pemuda yang mempertahankan Gedung Sate dari serangan pasukan Gurkha. Untuk mengenang ke tujuh pemuda itu, dibuatkan tugu dari batu yang diletakkan di belakang halaman Gedung Sate. Atas perintah Menteri Pekerjaan Umum pada tanggal 3 Desember 1970 Tugu tersebut dipindahkan ke halaman depan Gedung Sate.

Gedung Sate sejak tahun 1980 dikenal dengan sebutan Kantor Gubernur karena sebagai pusat kegiatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang sebelumnya Pemerintahaan Provinsi Jawa Barat menempati Gedung Kerta Mukti di Jalan Braga Bandung.

Ruang kerja Gubernur terdapat di lantai II bersama dengan ruang kerja Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, Para Assisten dan Biro. Saat ini Gubernur di bantu oleh tiga Wakil Gubernur yang menangani Bidang Pemerintahan, Bidang Ekonomi dan Pembangunan, serta Bidang Kesejahteraan Rakyat, seorang Sekretaris Daerah dan Empat Asisten yaitu Asisten Ketataprajaan, Asisten Administrasi Pembangunan, Asisten Kesejahteraan Sosial dan Asisten Administrasi.

Namun tidak seluruh Asisten menempati Gedung Sate. Asisten Kesejahteraan Sosial dan Asisten Administrasi bersama staf menempati Gedung Baru.

Di bagian timur dan barat terdapat dua ruang besar yang akan mengingatkan pada ruang dansa (ball room) yang sering terdapat pada bangunan masyarakat Eropa. Ruangan ini lebih sering dikenal dengan sebutan aula barat dan aula timur, sering digunakan kegiatan resmi. Di sekeliling kedua aula ini terdapat ruangan-ruangan yang di tempati beberapa Biro dengan Stafnya.

Paling atas terdapat lantai yang disebut Menara Gedung Sate, lantai ini tidak dapat dilihat dari bawah, untuk menuju ke lantai teratas menggunakan Lift atau dengan menaiki tangga kayu.

Kesempurnaan megahnya Gedung Sate dilengkapi dengan Gedung Baru yang mengambil sedikit gaya arsitektur Gedung Sate namun dengan gaya konstektual hasil karya arsitek Ir.Sudibyo yang dibangun tahun 1977 diperuntukkan bagi para Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai Lembaga Legislatif Daerah.

Gedung Sate telah menjadi salah satu tujuan objek wisata di kota Bandung. Khusus wisatawan manca negara banyak dari mereka yang sengaja berkunjung karena memiliki keterkaitan emosi maupun history pada Gedung ini. Keterkaitan emosi dan history ini mungkin akan terasa lebih lengkap bila menaiki anak tangga satu per satu yang tersedia menuju menara Gedung Sate. Ada 6 tangga yang harus dilalui dengan masing-masing 10 anak tangga yang harus dinaiki.

Keindahan Gedung Sate dilengkapi dengan taman disekelilingnya yang terpelihara dengan baik, tidak heran bila taman ini diminati oleh masyarakat kota Bandung dan para wisatawan baik domestik maupun manca negara. Keindahan taman ini sering dijadikan lokasi kegiatan yang bernuansakan kekeluargaan, lokasi shooting video klip musik baik artis lokal maupun artis nasional, lokasi foto keluarga atau foto diri bahkan foto pasangan pengantin.

Khusus pada hari minggu lingkungan halaman Gedung Sate dijadikan pilihan tempat sebagian besar masyarakat untuk bersantai, sekadar duduk-duduk menikmati udara segar kota Bandung atau berolahraga ringan.

Membandingkan Gedung Sate dengan bangunan-bangunan pusat pemerintahan (capitol building) di banyak ibu kota negara sepertinya tidak berlebihan. Persamaannya semua dibangun di tengah kompleks hijau dengan menara sentral yang megah. Terlebih dari segi letak gedung sate serta lanskapnya yang relatif mirip dengan Gedung Putih di Washington, DC, Amerika Serikat. Dapat dikatakan Gedung Sate adalah "Gedung Putih"nya kota Bandung.

Sumber

(Indonesia) Situs Pemerintah Jawa Barat Diarsipkan 2005-02-10 di Wayback Machine.

Lihat pula

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Gedung Sate.Sate - MakananlbsTempat wisata di Jawa BaratWaduk Waduk Jatiluhur Waduk Saguling Waduk DarmaTaman Taman Ade Irma Suryani Taman Bunga Nusantara Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Taman Kota Palabuhanratu Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur Taman Wisata Alam Linggajati Taman Wisata Matahari Taman Wisata Mekarsari Kebun Raya Bogor Kebun Raya CibodasAir terjun Air Terjun Cikahuripan Air terjun Cikaso Air terjun Cipurut Air terjun Pangandaran - Ciamis Curug Cibeureum Curug Cimahi Curug Luhur Curug Ngumpet Curug Orok Curug Pi'it Palutungan & Curug Putri Curug Muara JayaCagar Alam Situ Lengkong Situ Cipule Ranca Upas Situ CisantiPantai Pantai Palabuhanratu Teluk Palabuhanratu Pantai Santolo Pantai Sereg Pantai Tirtamaya Pantai Pangandaran Pantai Cipatuguran Pantai Citepus Pantai Karang Pamulang Pantai Kejawanan Batu Bintang Palabuhanratu Pantai Batu karasSejarah Sumur Sindu Pesanggrahan Tenjo Resmi Gedung Sate Monumen Bandung Lautan Api Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat Penjara Banceuy Gedung Perundingan Linggarjati Gado Bangkong Geiser PalabuhanratuGua Gua LalayReligi Masjid Raya Bandung Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gedung_Sate&oldid=18172648"

SATE & GULE KAMBING H.M. HARRIS, Bandung - Restaurant Reviews, Photos & Phone Number - Tripadvisor

Sate Di Bandung : bandung, KAMBING, HARRIS,, Bandung, Restaurant, Reviews,, Photos, Phone, Number, Tripadvisor

SATE DJ, Bandung - Restaurant Reviews & Photos - Tripadvisor

Sate Di Bandung : bandung, Bandung, Restaurant, Reviews, Photos, Tripadvisor

7 Sate Kekinian Di Bandung Berikut Harga, Lokasi Dan Review Satenya.

Sate Di Bandung : bandung, Kekinian, Bandung, Berikut, Harga,, Lokasi, Review, Satenya.

Empuk, Harum, Dan Gurih, Inilah 5 Sate Lezat Di Bandung - Traveloka Eats

Sate Di Bandung : bandung, Empuk,, Harum,, Gurih,, Inilah, Lezat, Bandung, Traveloka

7 Sate Kekinian Di Bandung Berikut Harga, Lokasi Dan Review Satenya.

Sate Di Bandung : bandung, Kekinian, Bandung, Berikut, Harga,, Lokasi, Review, Satenya.

Sate Jando, Kuliner Paling Laris Dekat Gedung Sate Bandung

Sate Di Bandung : bandung, Jando,, Kuliner, Paling, Laris, Dekat, Gedung, Bandung

REVIEW) SATE KAMBING HADORI, BANDUNG | Tika's Diary

Sate Di Bandung : bandung, REVIEW), KAMBING, HADORI,, BANDUNG, Tika's, Diary

Sate Jando, Gedung Sate, Bandung - Lengkap: Menu Terbaru, Jam Buka & No Telepon, Alamat Dengan Peta

Sate Di Bandung : bandung, Jando,, Gedung, Sate,, Bandung, Lengkap:, Terbaru,, Telepon,, Alamat, Dengan

7 Sate Terenak Di Bandung, Inilah Review, Lokasi Dan Harganya | Destinasi Bandung

Sate Di Bandung : bandung, Terenak, Bandung,, Inilah, Review,, Lokasi, Harganya, Destinasi, Bandung

Sate & Gule Kambing H.M. Harris, Asia Afrika, Bandung - Lengkap: Menu Terbaru, Jam Buka & No Telepon, Alamat Dengan Peta

Sate Di Bandung : bandung, Kambing, Harris,, Afrika,, Bandung, Lengkap:, Terbaru,, Telepon,, Alamat, Dengan

Sate Gang Suniaraja, Sate Yang Melegenda Di Bandung Halaman All - Kompasiana.com

Sate Di Bandung : bandung, Suniaraja,, Melegenda, Bandung, Halaman, Kompasiana.com