Sebutkan Tujuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

Demikian seputar pengetahuan umum Pertolongan pertama Pada Gawat Darurat, semoga bermanfaat setidaknya bisa meminimalisir keadaan dan mengurangi kejadian yang tidak diinginkan dialam bebas. Mohon Maaf jika ada kesalahan dan kekurangan.sumber utama buku Diklat pribadi Materi Search and Rescue Gunung Hutan 2009Tuliskan tujuan pertolongan pertama pada kecelakaan - 6254010 shinta1405 shinta1405 oleh ahli Tuliskan tujuan pertolongan pertama pada kecelakaan 1 Lihat jawaban alkhausar0106 alkhausar0106 Tujuan dari pertolongan pertama pada kecelakaan di antaranya ialah materi tentang sebutkan lima tujuan p3k dapat di lihat pada link brainly.co.idPengertian Pertolongan Pertama . adalah Pemberian pertolongan segera kepada penderita sakit atau cedera / kecelakaan yang memerlukan penanganan medis dasar. Pelaku Pertolongan Pertama . adalah penolong yang pertama kali tiba di tempat kejadian, yang memiliki kemampuan dan terlatih dalam penanganan medis dasar. Tujuan Pertolongan Pertama : a.Perawatan luka untuk pertolongan pertama perlu memperhatikanDaftar Isi. 1 Prinsip Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). 1.1 Tujuan P3K:; 1.2 Tanggung jawab Penolong; 1.3 Apa yang perlu dilakukan oleh Penolong?. 1.3.1 1. Amankan tempat kejadian (Danger). 1.3.2 Pengkajian awal yang perlu dilakukan:; 1.3.3 Untuk mencegah infeksi silang/penularan penyakit, lakukanlah:; 1.4 2. Nilai & Periksa Keadaan Korban (Response) 1.4.0.1 Pada kasus kebakaran

Tuliskan tujuan pertolongan pertama pada kecelakaan

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan di tempat kerja selanjutnya disebut dengan P3K di tempat kerja adalah upaya memberikan pertolongan pertama secara tepat kepada pekerja dana tau orang lain yang berada di tempat kerja, yang mengalami sakit/cidera di tempat kerja.Motivasi: - Sebutkan beberapa bahan kima dan dosis berbahaya - Sebutkan prinsip dan cara pertolongan pertama pada kecelakaan kerja 2. Prasyarat Eksperimen - Dalam melaksanakan kegiatan apakah sudah sesuai prosedur - Agar tidak terjadi kecelakaan dalam bekerja 3.terlibat dalam pemberian pertolongan pertama. Pertolongan pertama adalah perawatan yang diberikan segera pada orang yang cidera atau mendadak sakit (Thygerson, 2011). Walaupun demikian perilaku masyarakat akan cendrung menghindari untuk memberikan pertolongan pertama, karena ketakutan akan adanya tuntutan hukum dan kurang memiliki pengetahuanSebutkan tujuan pertolongan pertama pda kecelakaan - 16090445 1. Langkah langkah melakukan kuda kuda depan yang benar adalah *a.kedua kaki dibuka selebar bahub.pandangan ke bawahc.kedua kaki sejajar lalu silangka …

Tuliskan tujuan pertolongan pertama pada kecelakaan

Pertolongan Pertama - pmidkijakarta.or.id

Pertolongan pertama pada kecelakaan ialah pertolongan sementara yang diberikan kepada seseorang yang menderita sakit atau kecelakaan sebelum mendapat pertolongan dari dokter. Sifat dari pertolongan pertama ialah memberikan perasaan ketenangan kepada korban, mencegah atau mengurangi rasa takut dan gelisah, mengurangi bahaya yang lebih besar.Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan, atau sering disingkat P3K atau PPPK adalah upaya pertolongan yang pertama kali diberikan kepada seseorang yang mengalami kecelakaan ataupun sakit mendadak. Pertolongan pertama yang harus diberikan kepada korban yang mendapatkan kecelakaan atau sakit mendadak tersebut dengan cepat dan tepat sebelum si korbanPengertian, Maksud dan Tujuan P3K. P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) adalah upaya memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat kepada pekerja atau orang lain yang berada di tempat kerja, yang mengalami sakit atau cidera di tempat kerja.10 Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (Bag. 1) Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) merupakan dasar-dasar yang harus diketahui bagi setiap orang. Karena kecelakaan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Dan akan sangat membantu apabila kita dapat menangani korban hingga petugas medis datang dan memberikan pertolongan lanjutan.Pertolongan Pertama pada Cedera Olahraga. Cedera pada tubuh dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga rasa sakit yang tidak tertahankan. Aktifitas fisik yang berlebihan, trauma yang membuat otot terkilir, dan ketegangan yang terjadi pada bagian tubuh menjadi penyebab terjadinya cedera. Apabila mengalami cedera ringan saat berolahraga, maka

Kolibri Kelapa Mp3 Ukuran Lapangan Lari Soal Dan Kunci Jawaban Tajwid Perhatikan Diagram Batang Berikut Sebutkan 3 Start Jongkok Ukuran Panjang Lapangan Bola Basket Soal Uts Bahasa Arab Kelas 3 Mi Semester 1 Kurikulum 2013 Soal Bahasa Indonesia Kelas 7 Soal Calistung Kelas 2 Latihan Soal Tiu Faktor Dibawah Ini Yang Merupakan Faktor Pendukung Tercapainya Integrasi Nasional Adalah

Materi Mengenai Pengertian, Tujuan dan Pentingnya P3K

Ancaman bahayatersebut seperti jatuh dari ketinggian, kejatuhan benda, terantuk, tersandung, tergelincir, terjepit diantara benda, terlanggar, tertumbuk, tertabrak, tergilas benda, terpotong, terkilir, terbakar akibat berhubungan dengan suhu tinggi/korosi/radiasi, tersengat arus listrik, dll. Oleh karena itu, tentunya mereka akan mencari cara untuk melakukan upaya perlindungan terhadap dirinya. Dimulai dari upaya preventif (pencegahan) hingga upaya kuratif (penyembuhan). Meskipun sudah dilakukan upaya pencegahan namun potensi bahaya masih saja bisa muncul dan menimbulkan kecelakaan. Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan pertolongan terhadap korban kecelakaan agar kondisi korban tidak bertambah parah dan tidak fatal akibatnya.

Latar Belakang

Dilihat dari definisi tempat kerja sendiri yaitu suatu tempat yang di dalamnya terdapat tenaga kerja yang bekerja atau yang sering dimasuki tenaga kerja untuk urusan suatu usaha serta adanya sumber-sumber bahaya. Jadi dapat dipastikan bahwa di tempat kerja pasti terdapat potensi bahaya yang mengancam keselamatan dan kesehatan pekerja.

Adanya potensi bahaya di tempat kerja terkadang disadari oleh pekerja tapi mereka tidak mengerti dampak yang ditimbulkannya dan cara mengendalikannya. Akhirnya mereka membiarkannya begitu saja dan terbiasa dengan keberadaan potensi bahaya tersebut, padahal jika terjadi kecelakaan kerja dapat mengakibatkan cideranya pekerja bahkan menimbulkan kematian.Oleh karena itu, dalam rangka memberikan perlindungan bagi pekerja yang mengalami kecelakaan di tempat kerja perlu dilakukan pertolongan pertama secara cepat dan tepat.

Pemerintah mengatur pelaksanaan P3K di tempat kerja dalam peraturan perundangan. Pada Pasal 3 ayat (1) huruf (e) Undang-Undang No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja disebutkan bahwa “Dengan peraturan perundangan ditetapkan syarat-syarat keselamatan kerja untuk memberi pertolongan pada kecelakaan”. Hal ini mengindikasikan bahwa perlu adanya peraturan pelaksanaan yang khusus mengatur tentang pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Maka pada tahun 2008 Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengeluarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor : Per.15/Men/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan di Tempat Kerja.

Pasal 2 ayat (1) dan (2) Permenakertrans No.Per.15/Men/VIII/2008 menyebutkan bahwa “Pengusaha wajib menyediakan petugas P3K dan fasilitas P3K di tempat kerja” serta “Pengurus wajib melaksanakan P3K di tempat kerja”. Hal ini menunjukkan adanya kewajiban bagi pihak perusahaan/tempat kerja untuk melaksanakan P3K sekaligus menyediakan petugas P3K dan fasilitas P3K di tempat kerjanya untuk memberikan perlindungan kepada pekerja saat kecelakaan terjadi.

Pengertian, Maksud dan Tujuan P3K

P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) adalah upaya memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat kepada pekerja atau orang lain yang berada di tempat kerja, yang mengalami sakit atau cidera di tempat kerja.

P3K dilakukan dengan maksud memberikan perawatan darurat pada korban, sebelum pertolongan yang lebih lengkap diberikan oleh dokter atau petugas kesehatan lainnya. Adapun tujuan P3K antara lain :

ü  Menyelamatkan nyawa

ü  Meringankan penderitaan korban, seperti meringankan rasa nyeri

ü  Mencegah cedera/penyakit bertambah parah, seperti mencegah perdarahan

ü  Mempertahankan daya tahan korban

ü  Menunjang upaya penyembuhan

ü  Mencarikan pertolongan lebih lanjut

Tindakan P3K

Tindakan pertolongan yang harus dilakukan, meliputi :

Menilai situasi

Perhatikan situasi yang terjadi dengan cepat dan aman. Kenali bahaya yang mengancam diri sendiri, korban dan orang lain. Perhatikan sumber bahaya yang ada serta jenis pertolongan yang tepat. Tindakan pertolongan dilakukan dengan tenang. Perhatikan juga akan adanya bahaya susulan.

Mengamankan tempat kejadian

Perhatikan faktor penyebab terjadinya kecelakaan. Utamakan keselamatan diri sendiri. Jauhkan korban dari bahaya dengan cara aman dan memperhatikan keselamatan diri sendiri (dengan alat pelindung). Singkirkan sumber bahaya (misalnya putuskan aliran listrik, matikan mesin yang masih beroperasi) dan hilangkan faktor bahaya (misalnya dengan menghidupkan exhaust fan). Tandai tempat kejadian sehingga orang lain tahu bahwa di tempat itu ada bahaya.

Memberikan pertolongan

  Yang pertama dilakukan adalah menilai kondisi korban. Ini dapat dilakukan dengan cara memeriksa kesadaran, pernapasan, sirkulasi darah dan gangguan lokal. Kemudian tentukan status korban serta prioritas tindakan memberikan pertolongan. Pemberian pertolongan sesuai status korban, dapat dilakukan dengan cara sbb:

ü  Baringkan korban dengan kepala lebih rendah dari tubuhnya

ü  Bila ada tanda henti nafas dan jantung, berikan resusitasi jantung paru

ü  Selimuti korban

ü  Bila luka ringan obati seperlunya

ü  Bila luka berat, segera mencari bantuan medis yang tepat  

Mencari bantuan

Jika memungkinkan, mencari bantuan orang lain untuk mengamankan tempat kejadian kecelakaan, menelepon RS/tenaga medis, mengambil alat-alat P3K, membantu mengatasi perdarahan, atau membantu memindahkan korban.

Fasilitas P3K

Untuk mendukung pelaksanaan P3K dibutuhkan fasilitas P3K, meliputi :

Personil atau petugas P3K

Jumlah petugas P3K disesuaikan dengan jumlah tenaga kerja yang ada di perusahaan, faktor risiko di perusahaan dan jumlah shift kerja perusahaan. Untuk menjadi petugas P3K perlu dilakukan seleksi personil (seleksi kepribadian,kesehatan jasmani dan rohani, serta ketrampilan). Calon petugas yang telah diseleksi, harus mengikuti pelatihan terlebih dahulu sebelum menjalankan tugasnya.

Adapun rasio jumlah petugas P3K di tempat kerja dengan jumlah pekerja berdasarkan klasifikasi tempat kerja dapat dilihat pada tabel berikut ini :

Klasifikasi Tempat Kerja.

Jumlah Pekerja

Jumlah petugas P3K.

Tempat kerja dengan potensi bahaya rendah.

25 – 150.

1 orang

> 150

1 orang untuk setiap 150 orang atau kurang.

Tempat kerja dengan potensi bahaya tinggi.

< 100

1 orang

> 100

1 orang untuk setiap 100 orang atau kurang.

Kotak P3K

Bahan kotak P3K harus kuat. Kotak P3K mudah dipindahkan dan diberi label. Kotak P3K diletakkan di tempat yang mudah dilihat dan terjangkau. Isi kotak P3K, jumlah dan jenis kotak P3K diatur berdasarkan Permenakertrans No : Per.15/Men/VIII/2008 tentang P3K di Tempat Kerja.

Ruang P3K

Ruang P3K  harus cukup menampung satu tempat tidur pasien dan masih terdapat  ruang gerak bagi seorang petugas P3K serta penempatan fasilitas P3K lainnya. Kondisi ruang P3K harus bersih, terang dan memiliki ventilasi udara yang baik. Agar mudah saat memindahkan korban, pintu ruang P3K dibuat cukup lebar. Lokasinya  mudah dijangkau dari tempat kerja, dekat  dengan kamar mandi serta jalan keluar dan tempat parkir. Ruang P3K dilengkapi dengan perlengkapan-perlengkapan berikut ini :

ü  Wastafel dengan air mengalir

ü  Kertas tisue/lap

ü  Usungan/tandu

ü  Bidai/spalk

ü  Kotak P3K dan isi

ü  Tempat tidur dengan bantal dan selimut

ü  Tempat menyimpan tandu atau kursi roda

ü  Sabun dan sikat

ü  Pakaian bersih untuk penolong

ü  Tempat sampah dan Kursi tunggu, bila diperlukan

Alat evakuasi dan alat transportasi

Alat evakuasi seperti tandu, kursi roda, dan alat lainnya yang digunakan untuk memindahkan korban ke tempat yang aman. Alat transportasi dapat berupa mobil ambulans atau kendaraan lainnya yang digunakan untuk pengangkutan.

Fasilitas tambahan

Fasilitas tambahan berupa alat pelindung diri, peralatan khusus di tempat kerja yang memiliki potensi bahaya yang bersifat khusus.

Penjelasan di atas lebih diarahkan untuk tempat kerja dalam lingkup pengawasan ketenagakerjaan. Namun jika kita lihat manfaat dari pelaksanaan P3K di atas, hal tersebut dapat diterapkan di mana saja, baik di lingkungan keluarga, lembaga pemerintah, lembaga masyarakat dsb. Untuk pelaksanaannya pun tentu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing tempat. Semoga bermanfaat, salam K3!

Daftar Pustaka :

Undang-Undang Nomor. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor : Per.15/Men/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan di Tempat Kerja.

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

Sebutkan Tujuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan : sebutkan, tujuan, pertolongan, pertama, kecelakaan, Pertolongan, Pertama, Kecelakaan

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Di Tempat Kerja

Sebutkan Tujuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan : sebutkan, tujuan, pertolongan, pertama, kecelakaan, Pertolongan, Pertama, Kecelakaan, (P3K), Tempat, Kerja

Sebutkan Tujuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan - Coba Sebutkan

Sebutkan Tujuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan : sebutkan, tujuan, pertolongan, pertama, kecelakaan, Sebutkan, Tujuan, Pertolongan, Pertama, Kecelakaan

Sebutkan Tujuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan - Coba Sebutkan

Sebutkan Tujuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan : sebutkan, tujuan, pertolongan, pertama, kecelakaan, Sebutkan, Tujuan, Pertolongan, Pertama, Kecelakaan

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Kerja Di Laboratorium

Sebutkan Tujuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan : sebutkan, tujuan, pertolongan, pertama, kecelakaan, Pertolongan, Pertama, Kecelakaan, Kerja, Laboratorium

S ?? Web Viewpertolongan Pertama Pada Kecelakaan. Hakikat Dan Prinsip-prinsip P3k. Pengertian P3k. Tujuan P3k - [DOCX Document]

Sebutkan Tujuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan : sebutkan, tujuan, pertolongan, pertama, kecelakaan, Viewpertolongan, Pertama, Kecelakaan., Hakikat, Prinsip-prinsip, Pengertian, Tujuan, [DOCX, Document]

Sebutkan Tujuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan - Coba Sebutkan

Sebutkan Tujuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan : sebutkan, tujuan, pertolongan, pertama, kecelakaan, Sebutkan, Tujuan, Pertolongan, Pertama, Kecelakaan

Kelas 9 1 Materi Penjasorkes P3 K

Sebutkan Tujuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan : sebutkan, tujuan, pertolongan, pertama, kecelakaan, Kelas, Materi, Penjasorkes

K3 PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN

Sebutkan Tujuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan : sebutkan, tujuan, pertolongan, pertama, kecelakaan, PERTOLONGAN, PERTAMA, KECELAKAAN

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

Sebutkan Tujuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan : sebutkan, tujuan, pertolongan, pertama, kecelakaan, Pertolongan, Pertama, Kecelakaan

Calaméo - Makalah

Sebutkan Tujuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan : sebutkan, tujuan, pertolongan, pertama, kecelakaan, Calaméo, Makalah