Sidharta Gautama Disebut Sakyamuni Yang Berarti Orang Yang

Riwayat dan Ajaran Gautama "Buddha" bukanlah sebuah nama, melainkan sebuah gelar yang berarti "Yang Bijaksana" atau "Yang Bangkit". Gelar tersebut diberikan kepada Sidharta Gautama yang lahir pada sekitar 563 SM di dekat Kapilavatsu, perbatasan Nepal, 130 mil utara Banaras.Ajaran Agama Buddha pertama kali diperkenalkan oleh Sidharta Gautama atau dikenal juga dengan nama Buddha Sakyamuni. Pada sekitar 3000 tahun yang lalu di India, Sidharta Gautama meninggalkan istana untuk menemukan jalan kebahagiaan."Dan (KAMI telah mengutus) para Utusan, yang sebelumnya telah KAMI kisahkan kepada engkau, dan para Utusan yang tak KAMI kisahkan kepada engkau". (Q.S. 4:164). Zaman kehidupan Sidharta Budha Gautama Budha berada pada kisaran abad ke-5 SM. Insan pada zaman itu hidup dalam kebodohan dan kejahilan luar biasa. Jadi sangat kecil kemungkinan bahwa ajaran dari Sang…e. kaum Sudra orang yang sangat miskin Jawaban: d 19. Ajaran agama Buddha diajarkan Sidharta Gautama yang disebut Sakyamuni yang berarti orang yang…. a. pandai/bijaksana b. brilian c. cerdas d. pantang menyerah e. cantik Jawaban: a 20. Secara garis besar masuknya dampak Hinduisme ke Indonesia melalui ….Gautama Buddha (kk 563 SM-kk 483 SM) adalah seorang ahli fikir dari India dan juga pengasas agama Buddha; lahir di Kapilavastu yang kini terletak di negara Nepal.Beliau adalah anak kepada ketua kasta pahlawan Sakya dan dikenali sebagai Siddhartha pada masa mudanya dan kemudiannya sebagai Sakyamuni, iaitu Orang Bijaksana Sakya.Panggilan "Gautama Buddha" sebenarnya merupakan kombinasi nama

Ajaran Buddha sekte Nichiren Shoshu (MNSBDI)

Makna "Nabi" dalam bahasa Arab (berasal dari kata naba yang berarti "dari tempat yang tinggi"; karena itu orang 'yang di tempat tinggi' dapat melihat tempat yang jauh).Nabi dalam bahasa Arab sinonim dengan kata Buddha sebagaimana yang difahami oleh para penganut Buddha. Sinonimnya pengertian ini dapat diringkaskan sebagai "Seorang yang diberi petunjuk oleh Tuhan sehingga mendapatAda empat hal yang tidak boleh dilihat oleh Pangeran Siddharta Gautama, yakni orang tua, orang sakit, orang mati dan seorang pertapa. Bila tidak, Siddharta akan menjadi pertapa dan menjadi Buddha.Setelah dewasa Sidharta kawin dengan Yasodhara yang disebut dengan dewi Gopa. Dalam suatu perjalanan Sidharta mengalami empat perjumpaan yaitu bertemu dengan pengemis tua yang buta, orang sakit, orang mati membuat Sidharta menjadi gelisah, karena orang dapat menjadi tua, menderita, sakit dan mati.Keluarga bangsawannya termasuk dalam klan Sakya, sehingga terkadang Gautama dipanggil dengan sebutan Sakyamuni, orang suci dari Sakya. Ia juga disebut dengan nama Tahtagata, yang mungkin berarti "Yang telah datang" (seperti pendahulunya juga telah datang), baik oleh para pengikutnya atau dirinya sendiri.

Ajaran Buddha sekte Nichiren Shoshu (MNSBDI)

Nabi Idris As Adalah Sidharta Gautama Atau Buddha Gautama

Karena banyak orang yang dapat mencapainya, aliran ini disebut Mahayana. Dalam Mahayana, diri Buddha diberi kedudukan transenden dan disembah sebagai dewa yang dapat dimintai perantaraannya. Inilah juga yang berkembang di Indonesia sehingga tanpa banyak kesulitan dapat memasukkan diri dalam agama-agama monoteis.Ajaran agama Buddha diajarkan Sidharta Gautama yang disebut sakyamuni yang artinya orang yang …. a. Pandai b. Bijaksana c. Brilian d. Cerdas e. Pantang penyerah 2. Dalam ajaran agama Budha Trisna dapat dihilangkan dengan …. a. Astabrata b. Astaguna c. Astavida d. Astagatra e. Astawisea 3. Tempat yang digunakan untuk mengajarkan pertama kaliKUMPULAN KATA BIJAK SIDHARTA GAUTAMA (BUDDHA) tetapi orang bodoh yang menganggap dirinya bijaksana, sesungguhnya dialah yang disebut orang bodoh" " Selama buah dari suatu perbuatan jahat belum masak, maka orang bodoh (tak bijaksana) akan menganggapnya manis seperti madu; tetapi apabila buah perbuatan itu telah masak, maka ia akanSidharta berarti orang yang mencapai tujuannya. Ia juga disebut Buddha Gautama, berarti orang yang menerima bodhi (wahyu), orang yang telah mendapatkan penerangan. Ia juga disebut Jina artiya orang yang telah mencapai kemenangan atau Sakyamuni yang berarti orang yang bijaksana keturunan Sakya Gautama. Ketika Sidarta Gautama berumur 29 tahunAgama Buddha adalah agama yang memiliki dasar ajaran yang berusia lebih dari 2000 tahun dan berasal dari India. Sekitar 350-550 juta orang di seluruh dunia saat ini menjadi penganut agama Buddha. Arti dari Buddha sendiri yaitu "Yang Telah Sadar", "Yang Telah Terjaga", atau "Yang Telah Cerah".

Arti Adjective Arti Tum Hi Ho Pengertian Amal Sholeh Pengertian Lompat Pengertian Baseball Pengertian Unsur Konstitutif Pengertian Tumbuhan Hijau Pengertian Ijtihad Dongeng Bahasa Inggris Dan Artinya Wa Fiikum Barakallah Artinya Pengertian Profage

Buddha Gautama dalam Agama-Agama Lain

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Buddha Gautama adalah salah seorang tokoh sejarah yang banyak terdapat dalam berbagai literatur agama lainnya. Dia dianggap sebagai reinkarnasi Tuhan dalam agama Hindu, komunitas Muslim Ahmadiyya dan penganut keyakinan Bahá'í.

Agama Hindu

Beberapa tradisi Hindu menganggap Buddha Gautama sebagai avatar ke-9 Dewa Wisnu

Buddha Gautama disebutkan sebagai seorang avatar Dewa Wisnu dalam kitab Puranic.[1] Dalam Bhagavata Purana, Buddha adalah avatar ke 24 dari 25 avatar. Sejumlah tradisi Hindu menggambarkan Buddha sebagai avatar terbaru dari sepuluh avatar utama, yang dikenal sebagai Dashavatara (Sepuluh Inkarnasi Tuhan).

Taoisme, Kong Hu Cu dan Shinto

Agama Buddha telah memainkan peranan penting dalam perkembangan kebudayaan dan agama-agama Asia Timur seperti Taoisme dan Kong Hu Cu di Cina dan Shinto di Jepang. Bahkan beberapa Taoist-Buddhis Cina awal menganggap Buddha sebagai reinkarnasi dari Lao Tzu.[2]

Di Jepang, karena salah satu simbol Dainichi Nyorai (salah satu dari Buddha non-historis dalam Buddhisme Mahayana) adalah matahari, banyak yang beranggapan bahwa Amaterasu, Dewi Matahari (dewa utama dalam keyakinan Shinto), adalah reinkarnasi dari bodhisattwa Dainichi Nyorai.

Ahmadiyya

Mirza Tahir Ahmad, Caliph ke-4 dari komunitas Muslim Ahmadiyya, di dalam bukunya Revelation, Rationality, Knowledge & Truth, menyebutkan bahwa Buddha sesungguhnya adalah seorang Nabi Tuhan yang mengajarkan monotheisme. Dia mengutip dari inskripsi stupa Ashoka yang menyebutkan "Isa'na" yang berarti Tuhan.[3] Komunitas Muslim Ahmadiyya memegan pandangan bahwa Buddha sesungguhnya adalah nabi Tuhan.

Mirza Tahir Ahmad juga menyebutkan bahwa salah satu figur Qur'anic yang disebut Dhul-Kifl bisa jadi adalah Buddha.[4]

Kristen dan Yahudi

Legenda Yunani "Barlaam dan Josaphat", yang kemudian menjadi cerita utama dari Santo dalam agama Kristen dan kemudian menyebar luas dalam berbagai versi termasuk bahasa Arab dan Georgia sesungguhnya berasal dari cerita kehidupan Buddha Gautama. Raja yang berubah menjadi seorang biarawan (Georgia Iodasaph, Arab Yūdhasaf atau Būdhasaf: dalam bahasa Arab "b" dapat dibaca "y").[5][6]

Cerita ini diterjemahkan kedalam bahasa Hebrew pada abad ke-13 Masehi oleh Abraham Ibn Chisdai (atau Hasdai) sebagai "Ben-Hamelekh Vehanazir" ("Sang Pangeran dan orang-orang Nazirite"), dan dibaca luas oleh umat Yahudi saat ini.

Bahá'í

Menurut pandangan Bahá'í, Buddha diklasifikasikan sebagai salah satu menifestasi (perwujudan) Tuhan dan merupakan salah satu nabi utama dalam keyakinan Bahá'í.[7] Demikian pula, nabi Bahá'í yakni Bahá'u'lláh, disebut sebagai Buddha Kelima.[8]

Catatan

^ Bhagavata Purana, Canto 1, Chapter 3 Diarsipkan 2013-05-21 di Wayback Machine. - SB 1.3.24: "Then, in the beginning of Kali-yuga, the Lord will appear as Lord Buddha, the son of Anjana, in the province of Gaya, just for the purpose of deluding those who are envious of the faithful theist." ... SB 1.3.28: "All of the above-mentioned incarnations [avatars] are either plenary portions or portions of the plenary portions of the Lord [Krishna or Vishnu]" ^ The Cambridge History of China, Vol.1, (The Ch'in and Han Empires, 221 BC—220 BC) ISBN 0-521-24327-0 hardback ^ [1] Revelation, Rationality, Knowledge & Truth, Mirza Tahir Ahmad, Chapter, Buddhism. ^ http://www.alislam.org/books/study-of-islam/prophets.html ^  Herbermann, Charles, ed. (1913). "Barlaam and Josaphat". Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton Company. ^ "Encyclopaedia Britannica Article on Barlaam and Josaphat". ^ Hornby, Helen Bassett (1994). Lights of Guidance: A Bahá'í Reference File. Bahá'í Publishing Trust (New Deli, India), p. 502 (#1684). ISBN 81-85091-46-3 ^ The Kitáb-i-Aqdas: The Most Holy Book. Bahá'í Publishing Trust (Wilmette, Illinois, USA), p. 233 (#1684). ISBN 0-85398-999-0 Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Buddha_Gautama_dalam_Agama-Agama_Lain&oldid=17928633"

Sidharta Gautama Disebut Sakyamuni Yang Berarti Orang Yang - Sebutkan Mendetail

Sidharta Gautama Disebut Sakyamuni Yang Berarti Orang Yang : sidharta, gautama, disebut, sakyamuni, berarti, orang, Sidharta, Gautama, Disebut, Sakyamuni, Berarti, Orang, Sebutkan, Mendetail

Sidharta Gautama Disebut Sakyamuni Yang Berarti Orang Yang - Sebutkan Itu

Sidharta Gautama Disebut Sakyamuni Yang Berarti Orang Yang : sidharta, gautama, disebut, sakyamuni, berarti, orang, Sidharta, Gautama, Disebut, Sakyamuni, Berarti, Orang, Sebutkan

Sidharta Gautama Disebut Sakyamuni Yang Berarti Orang Yang - Sebutkan Mendetail

Sidharta Gautama Disebut Sakyamuni Yang Berarti Orang Yang : sidharta, gautama, disebut, sakyamuni, berarti, orang, Sidharta, Gautama, Disebut, Sakyamuni, Berarti, Orang, Sebutkan, Mendetail

Sidharta Gautama Disebut Sakyamuni Yang Berarti Orang Yang - Sebutkan Mendetail

Sidharta Gautama Disebut Sakyamuni Yang Berarti Orang Yang : sidharta, gautama, disebut, sakyamuni, berarti, orang, Sidharta, Gautama, Disebut, Sakyamuni, Berarti, Orang, Sebutkan, Mendetail

Sidharta Gautama Disebut Sakyamuni Yang Berarti Orang Yang - Sebutkan Mendetail

Sidharta Gautama Disebut Sakyamuni Yang Berarti Orang Yang : sidharta, gautama, disebut, sakyamuni, berarti, orang, Sidharta, Gautama, Disebut, Sakyamuni, Berarti, Orang, Sebutkan, Mendetail