Suatu Paham Yang Mengagung-agungkan Bangsa Sendiri Dan Merendahkan Bangsa Lain Disebut

Salah satu faktor yang menyebabkan pentingnya pengakuan negara lain dalam unsur terbentuknya negara adalah …. a. pelaksanaan politik luar Suatu paham yang mengagung-agungkan bangsa sendiri dan merendahkan bangsa lain disebut …. a. patriotisme b. nasionalisme dalam arti luas c...7. Bangsa terbentuk karena adanya keinginan untuk hidup bersama dengan perasaan kesetiakawanan yang agung. 20. Chauvinisme merupakan suatu paham. a. cinta tanah air b. cinta bangsa dan negara secara wajar c. mengagung-agungkan bangsa sendiri dan merendahkan bangsa lain d...Dan suatu bangsa, royalitas yang tinggi, fanatisme maupun suatu kesetiaan kepada negara tanpa mempertimbangkan sebuah pandangan orang lain. Sehingga dapat merendahkan kualitas negara lain atau juga bisa di sebut sebagai merendahkan bangsa lain dan juga menganggap bangsa...deborasijabat deborasijabat. Suatu paham yang mengagung-agungkan bahasa sendiri dan merendahkan bangsa lain di sebut Chauvenisme. makasih buat jawabannya. iya,sama-sama. makasih kaka jwb annya.Penjajahan suatu bangsa atas bangsa lain, ketergantungan suatu bangsa atas bangsa lain dan hubungan sama derajat. Politik luar negeri bebas aktif yang kita pilih menghindarkan bangsa kita jatuh ke paham kebangsaan yang sempit atau Chauvinisme yang mengagung-agungkan bangsa...

Lengkap - 60+ Contoh Soal UAS PKN Kelas 10 SMA/MA dan Kunci...

Kita mencintai bangsa kita, namun bukan berarti mengagung-agungkan bangsa kita sendiri. Wawasan Nusantara merupakan cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya yang Apalagi merendahkan budaya daerah lain. Sikap seperti itu dapat menimbulkan perpecahan.Bahkan, tak jarang terlihat orang merendahkan para wibu dan menertawakannya. Wibu selalu mengagung-agungkan kebudayaan Jepang, terkadang secara berlebihan. Beritahu dia tidak ada yang baik dengan yang namanya berlebihan, termasuk menyukai budaya bangsa lain yang belum...Chauvinisme sering diartikan sebagai paham yang merendahkan bangsa lain dan menjunjung tinggi bangsa sendiri secara berlebihan. Sikap chauvinisme harus dihilangkan, ditolak, dan dihindari dalam diri rakyat Indonesia karena chauvinisme dapat mendorong pelanggaran ham chauvinisme ketika...Chauvinisme juga diartikan sebagai paham yang merendahkan bangsa lain dan menjunjung tinggi bangsa sendiri secara berlebihan. Chauvinisme nasionalisme yaitu suatu pandangan seseroagn yang percaya terhadap negaranya bahkan rela berkorban demi anggapannya tersebut.

Lengkap - 60+ Contoh Soal UAS PKN Kelas 10 SMA/MA dan Kunci...

Pengertian Chauvinisme, Dampak dan Cirinya Lengkap - ID Pengertian

Sehingga merendahkan kualitas negara lain atau menganggap bangsa lain sebagai bangsa yang tidak bagus diman paham seperti ini cenderung Pengertian Chauvinisme menurut Wikipedia yakni suatu bentuk ajaran tentang sebuah cinta terhadap tanah air itu secara berlebih-lebihan.Persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia berarti persatuan bangsa yang mendiami wilayah Indonesia. Kita mencintai bangsa kita, tidak berarti bahwa kita mengagung-agungkan bangsa kita sendiri.Chauvinisme sering diartikan sebagai paham nasionalisme yang berarti paham yang merendahkan bangsa lain dan menjunjung tinggi bangsa sendiri dengna cara yang 2. Mirandalaurensi (2014). Arti chauvinisme adalah suatu bentuk tindakan yang mengagung-agungkan negaranya akan tetapi...Chauvinisme adalah rasa mengagung-agungkan bangsa sendiri secara berlebihan dan menganggap bahwa bangsanya adalah yang terbaik, serta Apakah Anda tahu jawaban yang benar? Paham yang mengagung agungkan bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain disebut...Kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian dari umat manusia di dunia. Contoh nilai iptek yang tidak sesuai dengan nilai pancasila, semangat nasionalisme tidak hilang cinta tanah air dan kebersamaan Binika tunggal ika, misalnya lebih mencintai produk barang laur negri ketimbang produk...

P3k Pingsan Line Lets Get Rich Jepang Kicau Kenari Master Tujuan Melukis Ide Pokok Yaitu Memperlancar Peredaran Darah Naskah Ludruk Jawa Timur Bangun Ruang Limas Segi Empat Asking And Giving Opinion Exercise Https //puspendik.kemdikbud.go.id/hasil-un/ 2019 Pernyataan Tentang Trafo

Membangun Karakter Bangsa Berlandaskan Pancasila

MEMBANGUN KARAKTER BANGSA

BERLANDASKAN PANCASILA

oleh

SingalTambunan, SE,MM

WidyaiswaraMadya

Pembangunan karakter bangsa yang sudah diupayakan dengan berbagaibentuk, hingga saat ini belum terlaksana dengan optimal. Hal ini tercermin darikesenjangan sosial-ekonomi-politik yang masih besar, kerusakan lingkunganyang terjadi di berbagai pelosok negeri dan masih terjadinyaketidakadilan hukum, pergaulan bebas dan pornografi yang terjadi di kalanganremaja, kekerasan dan kerusuhan, korupsi yang akhirnya merambah pada semuasektor kehidupan masyarakat. Bisa kita lihat pada saat ini banyak dijumpai tindakan anarkis,konflik sosial, penuturan bahasa yang buruk dan tidak santun, sertaketidaktaataan berlalu lintas. Masyarakat Indonesia yang terbiasa santundalam berperilaku, melaksanakan musyawarah mufakat dalam menyelesaikanmasalah, mempunyai kearifan lokal yang kaya dengan pluralitas, sertabersikap toleran dan gotong royong mulai cenderung berubah menjadisaling mengalahkan dan berperilaku tidakjujur. Semua itu terjadi disebabkan oleh ketidakpastian jati diri dankarakter bangsa yang bermuara pada disorientasi dan belum dihayatinyanilai-nilai Pancasila sebagai filosofi dan ideologi bangsa, keterbatasanperangkat kebijakan terpadu dalam mewujudkan nilai-nilai esensi Pancasila,bergesernya nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, memudarnya kesadaran terhadap nilai-nilai budaya bangsa dan ancamandisintegrasi bangsa, serta melemahnya kemandirian bangsa.Memperhatikan situasi dan kondisi karakter bangsa yang memprihatinkantersebut, pemerintah mengambil inisiatif untuk memprioritaskan pembangunankarakter bangsa. Pembangunan karakter bangsa seharusnya menjadi arusutama pembangunan nasional. Artinya, setiap upaya pembangunan harusselalu dipikirkan keterkaitan dan dampaknya terhadap pengembangan karakter. Hal itu tercermin dari misi pembangunan nasional yang memposisikan pendidikan karakter sebagai misi pertama dari delapan misi guna mewujudkanvisi pembangunan nasional, sebagaimana tercantum dalam RencanaPembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 – 2025 (Undang-UndangRepublik Indonesia Nomor 17 Tahun 2007), yaitu terwujudnya karakter bangsayang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, dan bermoral berdasarkanPancasila, yang dicirikan dengan watak dan perilaku manusia dan masyarakat Indonesia yang beragam, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang MahaEsa, berbudi luhur, bertoleran, bergotongroyong, berjiwa patriotik, berkembangdinamis, dan berorientasikan kepada IPTEK. Karakter merupakan hal sangat esensial dalam berbangsa dan bernegara, hilangnya karakter akan menyebabkan hilangnya generasi penerus bangsa maka dapat dikatakan bahwa karakter berperan sebagai “kemudi” dan kekuatan sehingga bangsa ini tidakterombang-ambing. Karakter tidak datang dengan sendirinya, tetapi harusdibangun dan dibentuk untuk menjadi bangsa yang bermartabat. Selanjutnya,pembangunan karakter bangsa akan mengerucut pada tiga tataran besar, yaitu menumbuhkan dan memperkuat jati diri bangsa, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), membentuk manusia dan masyarakat Indonesia yang berakhlak mulia danbangsa yang bermartabat.Dalam rangka meningkatkan pembangunan karakter yang berhasil guna,diperlukan upaya-upaya nyata antara lain penyusunan desain pembangunankarakter secara nasional, penyusunan rencana aksi nasional secara terpadu,pencanangan pembangunan karakter bangsa oleh Presiden RepublikIndonesia sebagai tonggak dimulainya revitalisasi pembangunan karakterbangsa, serta implementasi pembangunan karakter oleh semua komponenbangsa dan aktualisasi nilai-nilai karakter secara nyata dalam kehidupanberbangsa dan bernegara.

Ada tiga fungsi pembangunan karakter bangsa :

a.Fungsi Pembentukan dan Pengembangan Potensi Pembangunan karakter bangsa yaitu membentuk dan mengembangkan potensi manusia atau warga negara Indonesia agar berpikiran baik, berhati baik, dan berperilaku baik sesuai denganfalsafah hidup Pancasila.

b. Fungsi Perbaikan dan PenguatanPembangunan karakter bangsa yaitu memperbaiki dan memperkuat peran keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, danpemerintah untuk ikut berpartisipasi dan bertanggung jawab dalampengembangan potensi warga negara dan pembangunan bangsamenuju bangsa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

c. Fungsi PenyaringPembangunan karakter bangsa yaitu memilah budaya bangsasendiri dan menyaring budaya bangsa lain yang tidak sesuai dengannilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang bermartabat.

Ketiga fungsi tersebut dilakukan melalui Pengukuhan Pancasila sebagaifalsafah dan ideologi negara, Pengukuhan nilai dan normakonstitusional Undang Undang Dasar Negara Republik Indoensia1945, Penguatan komitmen kebangsaan NegaraKesatuan Republik Indonesia (NKRI), Penguatan nilai-nilai keberagaman sesuai dengan konsepsi Bhinneka Tunggal Ika, sertaPenguatan keunggulan dan daya saing bangsa untuk keberlanjutankehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Indonesia dalamkonteks global.

Adapuntujuan pembangunan karakter bangsa adalah untuk membina danmengembangkan karakter warga negara sehingga mampu mewujudkanmasyarakat yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa, berkemanusiaan yangadil dan beradab, berjiwa persatuan Indonesia, berjiwakerakyatan yangdipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan,serta berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Apabilakitamelihat ruang lingkup sasaran pembangunan karakter bangsa yaitu:

1.Lingkup Keluarga

Keluarga merupakan wahana pembelajaran dan pembiasaan karakter yang dilakukan oleh orang tua dan orang dewasa lain dalam keluarga terhadapanak sebagai anggota keluarga sehingga diharapkan dapat terwujudkeluarga berkarakter mulia yang tercermin dalam perilaku keseharian.Proses itu dapat dilakukan melalui komunitas keluarga dan partisipasikeluarga dalam pengelolaan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama di mana orangtua bertindak sebagai pemeran utama dan panutan bagi anak. Proses itudapat dilakukan dalam bentuk pendidikan, pengasuhan, pembiasaan, danketeladanan. Pendidikan karakter dalam lingkup keluarga dapat jugadilakukan kepada komunitas calon orang tua dengan penyertaanpengetahuan dan keterampilan, khususnya dalam pengasuhan danpembimbingan anak.

2.Lingkup Satuan Pendidikan

Satuan pendidikan merupakan wahana pembinaan dan pengembangan karakter yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan terintegrasi dalam semua mata pelajaran, pengembangan budaya satuan pendidikan, dan pelaksanaan kegiatankokurikuler/ekstrakurikuler, sertapembiasaan perilaku dalam kehidupan di lingkungan satuan pendidikan.Pembangunan karakter melalui satuan pendidikan dilakukan mulai daripendidikan usia dini sampai pendidikan tinggi.

Salah satu kunci keberhasilan program pengembangan karakter pada satuan pendidikan adalah keteladanan dari para pendidik dan tenagakependidikan. Keteladanan bukan sekadar sebagai contoh bagi pesertadidik, melainkan juga sebagai penguat moral bagi peserta didik dalambersikap dan berperilaku. Oleh karena itu, penerapan keteladanan dilingkungan satuan pendidikan menjadi prasyarat dalam pengembangankarakter peserta didik

3. Lingkup Pemerintahan

Pemerintahan merupakan wahana pembangunan karakter bangsa melaluiketeladanan penyelenggara negara, elite pemerintah, dan elite politik. Unsur pemerintahan merupakan komponen yang sangat penting dalamproses pembentukan karakter bangsa karena aparatur negara sebagaipenyelenggara pemerintahan merupakan pengambil dan pelaksana kebijakan yang ikut menentukan berhasilnya pembangunan karakter padatataran informal, formal, dan nonformal. Pemerintahlah yang mengeluarkanberbagai kebijakan dalam pelaksanaan pembangunan.

Berdasarkan beberapa uraian di atas, maka penulis dapat memberikan kesimpulan bahwa Pembangunan Karakter Bangsa adalah upaya kolektif-sistemik suatu negara kebangsaan untuk mewujudkan kehidupan berbangsa yang sesuai dengan dasar dan ideologi negara, konstitusi, haluannegara, serta potensi kolektif dalam konteks kehidupan nasional,regional, dan global yang berkeadaban untuk membentuk bangsa yangtangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergotongroyong, patriotik, dinamis, berbudaya, dan berorientasi IPTEK berdasarkanPancasila dan dijiwai oleh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.Pembangunan karakter bangsa dilakukan secara koheren melalui prosessosialisasi, pendidikan dan pembelajaran, pemberdayaan, pembudayaan,dan kerja sama seluruh komponen bangsa dan negara

Daftar Pustaka :

Kemendiknas RI, Disain Induk Pendidikan Karakter, Jakarta, 2010

Nugroho Triatmojo, Pendidikan Kewarganegaraan, Karakter Bangsa, http://nugi45blog.com, diakses tanggal 06 Mei 2012

Udin Saripudin Winataputra, Jatidiri Pendidikan Kewarganegaraan sebagai wahana Pendidikan Demokrasi, Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (Disertasi), Bandung,2001

,Implementasi Kebijakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa MelaluiPendidikan Karakter, PPS Universitas Terbuka, Jakarta, 2010

KOMPASIANA ARENA VIDEO PILIHAN

Bantuin Dong Kak............... - Brainly.co.id

Suatu Paham Yang Mengagung-agungkan Bangsa Sendiri Dan Merendahkan Bangsa Lain Disebut : suatu, paham, mengagung-agungkan, bangsa, sendiri, merendahkan, disebut, Bantuin, Kak..............., Brainly.co.id

Bagaimana Awalnya Sejarah Tentang Sumpah Pemuda - Brainly.co.id

Suatu Paham Yang Mengagung-agungkan Bangsa Sendiri Dan Merendahkan Bangsa Lain Disebut : suatu, paham, mengagung-agungkan, bangsa, sendiri, merendahkan, disebut, Bagaimana, Awalnya, Sejarah, Tentang, Sumpah, Pemuda, Brainly.co.id

PPKN|KELAS 11|PART.1 | Moral Science Quiz - Quizizz

Suatu Paham Yang Mengagung-agungkan Bangsa Sendiri Dan Merendahkan Bangsa Lain Disebut : suatu, paham, mengagung-agungkan, bangsa, sendiri, merendahkan, disebut, PPKN|KELAS, 11|PART.1, Moral, Science, Quizizz

Suatu Paham Yang Menganggung Agungkan Bangsa Sendiri Dan Merendahkan Bangsa | Course Hero

Suatu Paham Yang Mengagung-agungkan Bangsa Sendiri Dan Merendahkan Bangsa Lain Disebut : suatu, paham, mengagung-agungkan, bangsa, sendiri, merendahkan, disebut, Suatu, Paham, Menganggung, Agungkan, Bangsa, Sendiri, Merendahkan, Course

DOC) PPKN | Dedy Alex - Academia.edu

Suatu Paham Yang Mengagung-agungkan Bangsa Sendiri Dan Merendahkan Bangsa Lain Disebut : suatu, paham, mengagung-agungkan, bangsa, sendiri, merendahkan, disebut, Academia.edu

CHAUVINISME.docx

Suatu Paham Yang Mengagung-agungkan Bangsa Sendiri Dan Merendahkan Bangsa Lain Disebut : suatu, paham, mengagung-agungkan, bangsa, sendiri, merendahkan, disebut, CHAUVINISME.docx

Pkn Tugas Nilai Kosong

Suatu Paham Yang Mengagung-agungkan Bangsa Sendiri Dan Merendahkan Bangsa Lain Disebut : suatu, paham, mengagung-agungkan, bangsa, sendiri, merendahkan, disebut, Tugas, Nilai, Kosong

Uas Ganjil Pkn Kelas 10

Suatu Paham Yang Mengagung-agungkan Bangsa Sendiri Dan Merendahkan Bangsa Lain Disebut : suatu, paham, mengagung-agungkan, bangsa, sendiri, merendahkan, disebut, Ganjil, Kelas

60 Contoh Soal UAS PKN Kelas 10 SMA MA Dan Kunci Jawabnya

Suatu Paham Yang Mengagung-agungkan Bangsa Sendiri Dan Merendahkan Bangsa Lain Disebut : suatu, paham, mengagung-agungkan, bangsa, sendiri, merendahkan, disebut, Contoh, Kelas, Kunci, Jawabnya

TB.docx - BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam Menumbuhkan Jiwa Patriotisme Dalam Suatu Negara Sangatlah Penting Hal Ini Merupakan Suatu Bukti | Course Hero

Suatu Paham Yang Mengagung-agungkan Bangsa Sendiri Dan Merendahkan Bangsa Lain Disebut : suatu, paham, mengagung-agungkan, bangsa, sendiri, merendahkan, disebut, TB.docx, PENDAHULUAN, Latar, Belakang, Dalam, Menumbuhkan, Patriotisme, Suatu, Negara, Sangatlah, Penting, Merupakan, Bukti, Course

PKN BAB 1 - [PDF Document]

Suatu Paham Yang Mengagung-agungkan Bangsa Sendiri Dan Merendahkan Bangsa Lain Disebut : suatu, paham, mengagung-agungkan, bangsa, sendiri, merendahkan, disebut, Document]