Teknik Cetak

Cetak Tinggi Teknik cetak tinggi paling populer yang sering digunakan adalah seni grafis cukilan kayu atau woodcut. Teknik ini pertama kali dikenalkan oleh orang Koptia dari Mesir pada abad ke-14 M. Orang Eropa menggunakan teknik cetak tinggi untuk membuat hiasan pada kain tenun. Seni ini juga sering digunakan sebagai media cetak huruf dan buku.Cara Membuat Stensil. Dekorator rumah dan seniman sering membuat stensil sendiri untuk menghemat biaya ketika ingin menghias dinding. Membuat stensil sendiri memungkinkan Anda untuk bisa membuat stensil sesuai keinginan. Pelajari bagaimana...Macam - macam Teknik Mencetak 1. Cetak offset adalah suatu teknik mencetak dengan menggunakan pelat yang datar sebagai acuan cetak. Berdasarkan cara pemasukan material kertas yang akan di cetak, mesin cetak Offset dapat dibagi dua: Mesin cetak lembaran (sheet fed) yaitu mesin cetak yang menggunakan kertas lembaran. Mesin cetak gulungan (Web fed) yaitu mesin cetak…Cetak Offset Pengertian cetak offset. Menurut Wikipedia, cetak offset adalah teknik cetak yang banyak digunakan, dimana citra (image) bertinta di-transfer (atau di- "offset") terlebih dahulu dari plat ke lembaran karet, lalu ke permukaan yang akan dicetak.Cetak Tuang adala salah satu teknik pembuatan kerajinan tangan yang menghasilkan produk keramik.Tuang cetak merupakan bentuk praktis dari teknik pengolahan gerabah.Keuntungan penggunaan teknik cetak tuang adalah barang dengan bentuk yang sama dapat diproduksi secara massal dengan cepat dan hanya memerlukan sedikit tenaga kerja.

Cara Membuat Stensil (dengan Gambar) - wikiHow

Teknik pencetakan letterpress merupakan salah satu teknik pencetakan tertua yang digunakan sejak abad ke-13. Johann Guttenberg diketahui telah memperkenalkan teknik cetak ini pada abad ke-14, mulai dari individu-cast, kemudian reusable jenis huruf ditetapkan bersama-sama dalam bingkai.Teknik cetak berulang (bi valve), ialah teknik mencetak yang dapat memproduksi karya dengan jumlah yang banyak dengan bentuk dan ukuran yang sama. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah gips, seperti untuk cetakan berongga, cetakan padat, cetakaji'gger maupun cetakan untuk dekorasi tempel. Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik denganTeknik cetak & Reproduksi. Seorang Desainer Grafis harus memiliki pengetahun mengenai teknologi Grafika dari mulai pracetak-cetak hingga pacsa cetak, sehigga dapat menghindari pemakaian elemen desain yang sangat riskan pada teknik cetak, dan sisi baiknya dapat lebih memaksimalkan ide lebih efesiensi dan kreatif.Teknik mencetak seni grafis dengan silkscreen atau lebih dikenal dengan sebutan sablon adalah teknik cetak yang menggunakan Screen (kasa) yang dipasang rangka. Kasa sendiri bersifat lentur, halus dan elastis. Teknik ini biasanya dipakai untuk membuat spanduk, kaos dan poster. Screen yang dipakai untuk sablon baju terdiri dari beberapa jenis

Cara Membuat Stensil (dengan Gambar) - wikiHow

Macam - macam Teknik Mencetak | Ke10mpok Editorial

Pengertian Sablon (cetak saing) adalah salah satu teknik proses cetak yang menggunakan layar (screen) dengan kerapatan tertentu dan umumnya barbahan dasar Nylon atau sutra (silk screen). Layar ini kemudian diberi pola yang berasal dari negatif desain yang dibuat sebelumnya di kertas hvs atau kalkir. Kain ini direntangkan dengan kuat agar menghasilkan layar dan hasil cetakan yang datar.Teknik ini adalah teknik leluhur yang dipakai pada awal teknik cetak sablon ditemukan. Segala proses dilakukan secara manual dengan menggunakan tangan. Ya tentu saja dengan menggunakan bantuan alat dan cairan kimia tertentu. Teknik ini membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar dalam produksi.1. Teknik Cetak Saring (Silkscreen) Teknik cetak yang ini lebih sering dibilang dengan nama teknik cetak sablon. Pada teknik cetak saring, kamu membutuhkan cetakkan yang terbuat dari kasa (Screen). Kasa ini bersifat elastis, lentur dan juga halus. Jenis cetakkan seni grafis ini pasti cukup sering kamu temui.Teknik cetak yang pertama ini sudah sangat akrab di telinga kita dengan nama teknik cetak sablon, pada teknik sablon ini, hanya membutuhkan cetakan yang mudah dan terbuat dari kasa atau (screen), kasa bersifat elastis, lentur dan juga halus dan mudah di bentuk, pada jenis cetakan seni grafis ini pastinya kamu pernah melihatnya dan tidak asing lagi bukan.Cetak tinggi adalah jenis cetak yang berdasarkan prinsipnya, di mana zat pewarna (tinta) diletakkan lebih tinggi dari media cetak. Alat acuannya dapat berupa balok atau logam yang diberi pola gambar dengan cara diukir. Acuan ini diukir sesuai dengan gambar yang ingin dihasilkan. Lalu zat pewarna diletakkan pada bagian yang diukir ini.

Teknik Hibridoma Akan Menghasilkan Teknik Dasar Passing Bola Basket Teknik Dasar Permainan Softball Teknik Lari Estafet Sebutkan Teknik Renang Gaya Bebas Teknik Yang Digunakan Dalam Karya Seni Relief Adalah Teknik Permainan Basket Teknik Renang Teknik Menggambar Bunga Teknik Dalam Bola Voli Teknik Menembak Bola Basket

Cetak Offset | Pengertian Offset Printing dan Prosesnya

Mungkin anda salah satu yang masih baru dalam dunia percetakan. Sehingga bisa jadi anda juga baru mendengar istilah cetak offset.

Artikel ini akan membahas lengkap mengenai pengertian cetak offset (offset printing) serta keunggulan dan kekurangannya.

Dunia printing telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Sehingga, saat ini kita lebih mengenal apa yang namanya teknik digital printing. Dan cetak offset merupakan tekhnologi yang hadir sebelumnya.

Pilihannya adalah :

Jika anda membutuhkan cetakan dengan jumlah sedikit (minimal order) maka digital printing merupakan solusinya. Namun jika anda membutuhkan cetakan dengan quantity besar, maka cetak offset masih menjadi pilihannya.

Hanya saja, cetak offset ini termasuk dalam kategori cetak konvensional mengingat masih membutuhkan tahapan yang cukup panjang dalam prosesnya.

Misalnya masih harus menyiapkan film dan alumunium plate sebagai media transfer yang selanjutnya akan dicetak di atas bahan kertas, plastik, kain atau media lainnya.

Nah bagi yang baru kenal percetakan, istilah cetak offset (offset printing) bisa jadi asing buat anda. Oleh karena itu, saya akan menjelaskannya secara lengkap pada artikel ini.

Let’s go ..

Daftar Isi

Cetak Offset

Pengertian cetak offset

Menurut Wikipedia, cetak offset adalah teknik cetak yang banyak digunakan, dimana citra (image) bertinta di-transfer (atau di- “offset”) terlebih dahulu dari plat ke lembaran karet, lalu ke permukaan yang akan dicetak.

Ketika dikombinasikan dengan proses litografi, yang berdasarkan pada sifat air dan minyak yang tidak bercampur.

Maka teknik offset menggunakan sebuah pemuat citra yang rata (planographic) dimana citra yang akan dicetak mengambil tinta dari penggulung tinta (ink rollers).

Sementara area yang yang tidak dicetak menarik air, dan menyebabkan area tersebut terbebas dari tinta.

Sederhananya begini,

Offset printing (cetak offset) merupakan sebuah teknik cetak yang prosesnya dimulai dari sebuah gambar bertinta yang menempel pada master/plat dan ditransfer ke lembaran karet (blanket) lalu kembali ditransfer ke permukaan bahan yang dicetak.

Bahan cetak tersebut umumnya berupa kertas atau plastik.

Mesin cetak OffsetProses pra-cetak dalam offset printing

Seiring perkembangan teknologi, proses cetak semakin berkembang dan maju.

Dulu, proses sebelum cetak merupakan pekerjaan yang mempunyai tahapan panjang dan dibutuhkan ketelitian dalam menjalankannya.

Kini, semua bisa dikerjakan lebih singkat waktunya karena perkembangan teknologi membuat semuanya lebih praktis.

Namun tidak berarti harus mengabaikan ketelitian. Karena dalam percetakan, ketelitian sejak tahap awal merupakan hal wajib yang harus selalu dilakukan.

Dan ini yang dilakukan ketika ingin memulai mencetak dengan mesin offset :

Desain

Desain merupakan satu proses awal sebelum cetak offset.

Ada banyak software yang digunakan dalam membuat desain grafis, diantaranya yang umum digunakan adalah CorelDraw dan Adobe Ilustrator untuk mengolah file vector dan Adobe Photoshop untuk mengolah file image.

Proses desain dimulai dengan menentukan ukuran produk yang akan dicetak.

Kemudian dilanjut dengan pembuatan desain sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan customer apakah berupa undangan, kalender, kemasan, brosur, dsb.

Pada proses desain perlu diperhatikan pada file-file dipersiapkan yaitu apakah gambar sudah optimal sehingga tidak pecah ketika dicetak.

Perlu dilakukan pengecekan pada kelengkapan file yang akan dicetak sehingga tidak ada image yang tertinggal.

Dilakukan juga pengecekan terhadap teks-teks pada desain agar tidak terjadi kesalahan penulisan.

Perlu ditambahkan atribut-atribut cetak untuk membantu pada saat proses cetak, atribut cetak tersebut antara lain :

ColorbarDeretan warna yang digunakan untuk mengetahui kerataan warna tinta pada saat proses cetak, dibuat sesuai dengan warna desain yang digunakan baik warna separasi dan warna khusus.

Register MarkUntuk mengecek penumpukan warna pada saat proses cetak dan biasa disebut pengecekan register cetak. Cara melihatnya adalah dengan menggunakan lup untuk memperjelas apakah register dari tiap warna bergeser atau tidak.

RecordingBatasan area atau ukuran yang akan dicetak, pegangan dari mesin dan untuk memudahkan proses punching

UnlegUntuk mengetahui kerataan cetakan, dengan melihat pinggiran dari tumpukan kertas yang telah tercetak

Nama file desainSebagai informasi yang digunakan untuk mempermudah pengerjaan cetak

Pembuatan Plat Cetak

Plat cetak pada proses cetak offset digunakan sebagai acuan cetak yang memindahkan image ke media cetak.

Proses pembuatan plat cetak dapat dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu dengan pembuatan plat secara manual dan dengan menggunakan CtP/CtCP.

Ini penjelasan lengkapnya :

Membuat plat secara manual

Pembuatan plat secara manual prosesnya lebih panjang dan rumit dibandingkan dengan pembuatan plat cetak dengan mesin CtP.

Kira-kira seperti ini,File >RIP > File S & R > Film Montage > Copier > Cuci Plat > Plate

1. File hasil desain dikirim untuk dijadikan plat cetak diproses dengan menggunakan RIP (Raster Image Processor) pada mesin CtF.

Pada Proses ini dicek kelengkapannya dengan menggunakan komputer selanjutnya, pengecekan meliputi jumlah dan jenis warna yang dipakai, ukuran desain, teks, gambar dan pola desain.

Setelah dicek file dikirim ke mesin CtF untuk menghasilkan film cetak.

2. Film yang sudah jadi kemudian ditata diatas astralon yang berupa mika seukuran plat cetak untuk dilakukan proses montage, emulsi harus dalam posisi tak terbaca agar emulsi plate dan emulsi film bertemu.

Sehingga hasil gambar yang dihasilkan sesuai dengan gambar film. Jika emulsi plate dan emulsi film tidak bertemu akan terjadi penurunan dot dan berpengaruh pada warna hasil cetakan.

Hal lain yang perlu diperhatikan pada saat penggandaan film adalah :

Pemberian atributPemberian nomer upKebersihan astralonPenyinaranPencucian/Densito, toleransi penurunan dot raster 2 %

3. Sebelum diekspose, lembar astralon dan plat cetak harus benar-benar rapat, untuk mendapatkan kerapatan antara plate cetak dan astralon maka dilakukan proses vakum, setelah benar-benar vakum maka dapat dilakukan ekspose plate.

4. Proses ekspose dilakukan selama kurang lebih sekitar 9 menit dengan menggunakan lampu ultraviolet

5. Plate yang sudah diekspose kemudian dikeluarkan dan dicuci dengan menggunakan devepoler plate, komposisi cairan developer dan air 1 : 3

6. Apabila masih terdapat sisa emulsi maka dibersihkan dengan menggunakan remover.

7. Plat cetak diberi lapisan gumm untuk mencegah oksidasi

Adapun beberapa kelemahan dari proses pembuatan plate secara manual adalah apabila pada montage plate lebih dari 1 warna tidak presisi dalam peletakannya, maka hasil cetak nantinya juga tidak presisi.

Kelemahan lainnya adalah proses pembuatannya yang membutuhkan waktu lama sehingga kurang efisien.

Computer to Plate (CTP)

Pembuatan plate dengan menggunakan sistem CtP atau CtCP (Computer To Conventional Plate) lebih singkat daripada menggunakan cara manual dimana proses montage hanya dilakukan secara digital sehingga pembuatan film tidak diperlukan lagi, raster image langsung dibentuk dengan menggunakan CtP.

Alur proses CtP adalah sebagai berikut :File > RIP (tiff B) > File S & R > CtP > Plate

Proses cetak offset printing Mesin Plate CTV

Proses cetak berfungsi untuk menggandakan sekumpulan gambar atau teks sesuai dengan acuan cetak/plate yang dibuat di bagian prepress sebelumnya.

Dalam proses penggandaan ini, parameter-parameter yang harus diperhatikan meliputi ketepatan register, ketepatan warna, kebersihan hasil cetakan, kestabilan jalannya kertas, dsb.

Proses cetak offset merupakan cetak tidak langsung, artinya peralihan tinta dari acuan cetak tidak langsung mengenai bahan cetak, tetapi melalui media perantara yaitu silinder karet (blanket silinder).

Posisi gambar pada acuan cetak terbaca, kemudian pada silinder blanket tidak terbaca dan sampai pada bahan cetakan terbaca kembali.

Prinsip cetak offset dapat digambarkan dalam skema proses cetak dibawah ini :

Keterangan :

Unit penintaanUnit pembasahanSilinder plateSilinder blanketSilinder penekanBahan cetak/material cetak

Pada dasarnya proses cetak offset terdiri dari beberapa proses yang berurutan dan saling berkaitan, karena setiap proses yang ada di dalamnya dapat mempengaruhi hasil cetakan.

Urutan proses cetak offset adalah sebagai berikut :

Acuan cetak menerima tinta dari unit penintaan dengan tebal lapisan tintatertentu.Bahan cetak bergerak untuk bersinggungan dengan silinder blanket danlapisan tinta.Lapisan tinta ditransfer ke bahan cetak.Proses ini terjadi karena adanya tekanan pada dua permukaan tersebut (antarasilinder impresi dengan silinder blanket), ini disebut tekanan cetak.Proses transfer tinta terjadi dalam waktu yang singkat karena tingginyakecepatan mesin cetak.Hasil dari proses ini adalah lapisan tinta menempel pada bahan cetak.

Seperti itulah gambaran dari sebuah proses cetak offset, hingga menghasilkan cetakan yang diinginkan.

Di bawah ini adalah sebuah video yang menjelaskan tentang proses cetak dengan menggunakan mesin offset teknologi terkini.

[embedded content]

Proses finishing pasca cetak offset

Finishing cetak offset adalah sebuah proses pasca cetak dimana pada bagian ini hasil cetakan akan diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan.

Ada beberapa jenis finishing yang umum dilakukan dalam percetakan, diantaranya :

Potong kertas/sisir kertas

Adalah sebuah proses merapihkan pinggiran kertas atau memotong kertas sesuai ukuran yang dibutuhkan.

Laminating

Sebuah proses setelah cetak dengan cara melapisi kertas dengan bahan plastik agar cetakan terlihat lebih menarik dan bisa menjadi tahan lama (awet)

Ada 2 jenis laminating yang sering orang cetakan lakukan, yaitu laminating doff (permukaan kertas jadi tidak mengkilap) dan laminating glossy (permukaan kertas menjadi mengkilap)

UV

Teknik ini digunakan untuk menimbulkan efek yang sama dengan laminating, akan tetapi bahan yang digunakan berbeda. Jika laminating menggunakan bahan plastik maka UV menggunakan bahan dari cairan khusus.

Poly (hot stamp)

Metode ini digunakan untuk membuat bagian tertentu dari hasil cetakan tampak mengkilap dengan dua warna paling umum yaitu gold dan silver.

Ada banyak warna pilihan lainnya yang sering digunakan.

Emboss/deboss

Yaitu suatu cara untuk mempercantik hasil cetak bagian tertentu saja dengan efek timbul atau tenggelam sehingga menghasilkan teks atau gambar terlihat menjadi berbeda dari hasil cetak biasa.

Pond

Cara ini digunakan untuk memotong suatu cetakan dengan bentuk khusus seperti yang diinginkan. Ada juga istilah rel dalam teknik pond, dimana fungsinya membuat garis agar desain mudah dilipat.

Teknik ini biasa digunakan untuk kotak makanan, kotak obat, kotak mainan, amplop, undangan dengan bentuk khusus atau banyak lagi yang lainnya.

Lem panas (binding)

Lem panas digunakan ketika merekatkan sebuah cover buku dengan isinya yang tebal sehingga menjadikan teknik binding inilah yang dipilih.

Prosesnya dimana lem tersebut harus dipanaskan dulu sebelumnya dengan suhu tertentu. Selain menggunakan mesin otomatis, lem panas ini juga menjadi cepat kering (sekitar kurang lebih 20 detik) sehingga prosesnya akan lebih cepat dibanding menggunakan lem biasa.

Cacah (perforasi)

Ini adalah sebuah teknik membuat lubang kecil-kecil yang membentuk garis pada hasil cetakan dengan tujuan untuk memudahkan penyobekan.

Contoh-contoh Mesin cetak offset

Mesin offset adalah sebuah mesin yang digunakan dalam sebuah proses cetak.

Mesin cetak offset ini dipercaya sanggup menghasilkan cetakan dengan kualitas terbaik dibanding jenis cetak lainnya. Namun, tentu saja karena kualitasnya paling baik maka setimpal dengan harga mesinnya yang cukup mahal.

Beberapa contoh jenis mesin cetak offset di bawah ini adalah yang perlu anda ketahui :

Mesin Toko Toko 820 Mesin Ryobi 4 warna Ryobi Mesin GTO 4 warna GTO V Mesin cetak SM 52 Speed Master 52 Mesin cetak SM 72 Speed Master 72 Mesin cetak SM 102 Speed Master 102 Mesin Roland 700 Roland 700 Mesin Komori Komori

Mungkin ini hanya sebagian contoh kecil saja. Ada masih banyak lagi jenis mesin cetak dengan berbagai merk dan ukuran lainnya.

Namun mesin di atas merupakan mesin cetak yang paling umum digunakan saat ini pada percetakan-percetakan di Indonesia.

Keunggulan dan kekurangan dalam cetak offset

Di Indonesia, usaha jasa percetakan offset memang sangat menjamur. Dan yang saya tahu, usaha percetakan ini merupakan satu dari sekian banyak peluang usaha yang sangat menjanjikan.

Hal ini dikarenakan kualitas dari hasil cetak offset ini memang luar biasa baik dibanding hasil cetak lainnya. Dan karena itu pula cetak offset sangat diminati masyarakat percetakan.

Kualitas baik belum tentu selalu unggul dalam hal lainnya, ada beberapa kelemahan dari cetak offset ini.

Inilah keunggulan dan kekurangan dari cetak offset :

Kelebihan teknik offset printing Untuk cetak dengan model gradasi, garis tipis atau font yang berukuran sangat kecil, teknik ini memiliki hasil yang sangat baik dan akuratCocok untuk pencetakan dalam kuantitas sedang hingga besarTeknik ini sangat baik untuk digunakan pada material dengan permukaan halus maupun permukaan yang kasarBiaya plate yang tergolong murahDapat mencetak pada media kertas yang tebal (karton box), media kertas yang sangat tipis (nota)Dapat mencetak diberbagai ukuran kertasHasil cetak yang dapat bertahan cukup lama dan warnanya tidak mudah pudarKelemahan teknik offset printing Untuk jumlah cetakan yang sedikit, maka biaya yang diberikan akan cukup mahal karena teknik ini menggunakan plat atau filmUntuk order dalam jangka panjang (repeat order), teknik ini kurang efektif karena plat tidak bertahan lamaSemakin banyak warna yang digunakan serta jenis dokumen yang dicetak, maka akan semakin tinggi biayanyaSulit untuk menjaga konsistensi warna, karena emulsi antara air dan tinta yang bersifat berminyakUntuk warna-warna yang special terdapat keterbatasan penyesuaian

Demikianlah uraian yang dapat saya sajikan mengenai cetak offset, pengertian offset printing dan contoh mesin cetak offset. Semoga bermanfaat.

(Sumber artikel : Stikom/Institut Bisnis dan Informatika)

Maya Wafiq: 5 JENIS TEKNIK CETAK GRAFIK

Teknik Cetak : teknik, cetak, Wafiq:, JENIS, TEKNIK, CETAK, GRAFIK

Mencetak Dengan Teknik Cetak Saring Sablon | Bathroom Scale, Bathroom

Teknik Cetak : teknik, cetak, Mencetak, Dengan, Teknik, Cetak, Saring, Sablon, Bathroom, Scale,

Cetak Tuang - Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas

Teknik Cetak : teknik, cetak, Cetak, Tuang, Wikipedia, Bahasa, Indonesia,, Ensiklopedia, Bebas

SENI RUPA UNTUK PAUD: PERTEMUAN KE 8 TEKNIK CETAK DALAM

Teknik Cetak : teknik, cetak, UNTUK, PAUD:, PERTEMUAN, TEKNIK, CETAK, DALAM

Teknik Cetak Dari Bahan Alam | Sekolah, Teknik, Pencetakan

Teknik Cetak : teknik, cetak, Teknik, Cetak, Bahan, Sekolah,, Teknik,, Pencetakan

Buku Seri Pembentukan Benda Keramik: Teknik Cetak - Deepublish

Teknik Cetak : teknik, cetak, Pembentukan, Benda, Keramik:, Teknik, Cetak, Deepublish

SENI RUPA UNTUK PAUD: PERTEMUAN KE 8 TEKNIK CETAK DALAM

Teknik Cetak : teknik, cetak, UNTUK, PAUD:, PERTEMUAN, TEKNIK, CETAK, DALAM

Gambar Pande Widyastiti Menggambar Teknik Cetak Tinggi Pengecapan Pewarnaan Sumba Tinta Di Rebanas - Rebanas

Teknik Cetak : teknik, cetak, Gambar, Pande, Widyastiti, Menggambar, Teknik, Cetak, Tinggi, Pengecapan, Pewarnaan, Sumba, Tinta, Rebanas

PROSES PRODUKSI DESAIN DENGAN TEKNIK CETAK DATAR (OFFSET LITHOGRAPHY) : PREPRESS – PRESS – POSTPRESS 2 – Desain Komunikasi Visual – DKV New Media

Teknik Cetak : teknik, cetak, PROSES, PRODUKSI, DESAIN, DENGAN, TEKNIK, CETAK, DATAR, (OFFSET, LITHOGRAPHY), PREPRESS, PRESS, POSTPRESS, Desain, Komunikasi, Visual, Media

SENI RUPA UNTUK PAUD: PERTEMUAN KE 8 TEKNIK CETAK DALAM

Teknik Cetak : teknik, cetak, UNTUK, PAUD:, PERTEMUAN, TEKNIK, CETAK, DALAM

Buku Cetak By Printmary - Issuu

Teknik Cetak : teknik, cetak, Cetak, Printmary, Issuu