Makalah Etika Komunikasi

Makalah etika dan filsafat komunikasi. 4/11/2012. Washington", yang membawa semangat dan citra bersih di tengah kotornya orang-orang Washington. Ford kalah dalam pemilu dengan memperoleh 48% suara rakyat dan 240 electoral votes (suara perwakilan). Ford pensiun dari politik setelah kepresidenannya resmi berakhir pada 20 Januari 1977.Komunikasi Bisnis C. Tujuan Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah menjawab permasalahan yang sudah dirumuskan yaitu: Memberikan dan menambah wawasan berpikir tentang etika komunikasi, dan bagaimana penggunaan teknik-teknik komunikasi yang baik serta untuk memberikan pemaparan tentang faktor-faktor penyebab penyimpangan dalam berbisnis sertaMakalah Etika dalam Komunikasi Kelompok. Asrul Mahfud. BAB II PEMBAHASAN A. Etika dalam Komunikasi KelompokEtika sering disamakan dengan pengertian akhlak dan moral, ada pula ulama yang mengatakan bahwa akhlak merupakan etika islam. Secara etimologis kata etika berasal dari bahasa Yunani yaitu ethos dan ethikos, ethos yang berarti sifat, watakMakalah ini berisikan pembahasan tentang Etika Komunikasi di Media Sosial menyadari banyaknya kekurangan baik dalam segi penulisan, metodologi maupun pemaparannya, tidak lain di karenakan kelemahan, keterbatasan dan kekurangan pada diri penyusun yang tidak dapat penyusun pungkiri.Pada halaman ini kami tidak membahas tentang makalah etika komunikasi bisnis. Yang kami bahas di sini adalah bagaimana teori-teori tentang etika berkomunikasi dalam bisnis bisa diterapkan pada kehidupan sehari-hari terutama untuk para pengusaha dan profesional.

Makalah komunikasi bisnis - SlideShare

MAKALAH ETIKA KOMUNIKASI KANTOR DI SUSUN O L E H NAMA : SULDIN NIM : 1166004027 JURUSAN : ADM PERKANTORAN MATA KULIAH : ETIKA KOMUNIKASI ADM PROGRAM PPGT FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR 2011 / 2012 KATA PENGANTAR Puji syukur saya ucapkan kehadirat Allah swt atas rahmat serta karunia-Nyalah, saya dapat menyusun makalah…tugas komunikasi dalam keperawatan etika komunikasi dalam islam dan teknik komunikasi dalam setiap level usia disusun oleh : jessita putri dhiary nim : 1111104000019 program studi ilmu keperawatan fakultas kedokteran dan ilmu kesehatan universitas islam negeri syarif hidayatullah jakarta 2012 a. etika komunikasi dalam islam komunikasi islam adalah proses penyampaian pesan-pesan keislaman…KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul "Komunikasi Verbal dan Non Verbal" ini tepat pada waktunya. Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Etika dan Komunikasi Efektif. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasanSaya berharap etika komunikasi dapat menjadi topik yang menarik untuk dibuat suatu makalah yang berisi studi kasus dan penerapan kode etik dalam masing-masing bidang profesi. Mahasiswa yang mengambil konsetrasi media dan jurnalisme dapat membuat makalah berkaitan dengan kode etik penyiaran, perfilman, dan kode etik jurnalisme.

Makalah komunikasi bisnis - SlideShare

(DOC) Makalah Etika dalam Komunikasi Kelompok | Asrul

Makalah Resume Etika Komunikasi Islam Asrul Mahfud 1 A. Pengertian Etika dan Komunikasi IslamEtika berasal dari kata ethikus (latin) dan dalam bahasa Yunani disebut ethicos yang berarti kebiasaan norma-norma, nilai-nilai, kaidahkaidah dan ukuran-ukuran baik dan buruk tingkah laku manusia.MAKALAH KOMUNIKASI DAN ETIKA BISNIS " Memahami Dasar -Dasar Komunikasi dalam Kegiatan Bisnis'' Miftah Falaah Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Alloh SWT, Shalawat serta Salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga beliau, para sahabatnya, para tabi'in-tabi'innya hingga kita semua selaku pengikutnya dari awalMakalah etika profesional komputer 1. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat saat ini memang berpengaruh besar terhadap kehidupan manusia dan seolah menjadi kebutuhan bagi manusia, namun secara tidak langsung telah merubah nilai-nilai moral masyarakat karena marakya penyalahgunaan teknologi informasi dan komunikasi.makalah etika komunikasi bisnis (1) komunikasi bisnis drs. h. umar hamdan mba staf pengajar fe/mm unsri kuliah 2 1 batasan komunikasi bisnis communis (latin) artinya bersama ungkapan untuk berbagi informasi atau pengetahuan, gagasan, dengan tulisan atau ucapan stimulus - response 2 tujuan berkomunikasimakalah etika Komunikasi Bisnis (1) BENTUK DASAR KOMUNIKASI. 1. KOMUNIKASI VERBAL: KOMUNIKASI DALAM BENTUK . PERCAKAPAN ATAU TERTULIS- korespondensi, diskusi, wawancara kerja, presentasi, konferensi jarak jauh, chatting di internet, dan negosiasi bisnis.

Makalah Seni Rupa 2 Dimensi Dan 3 Dimensi Makalah Uji T Berpasangan Makalah Supply Chain Management Aturan Margin Makalah Makalah Topologi Jaringan Makalah Senam Lantai Makalah Isra Mi'raj Makalah 4 Sehat 5 Sempurna Makalah Lelang Jabatan Makalah Tentang Koloid Makalah Sistem Pengendalian Manajemen

ETIKA KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL

UAS ETIKA FILSAFAT KOMUNIKASI

DOSEN: DR. FATMAWATI, S.IP.,MM

ETIKA KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL

Oleh Kelompok 1:

ADRIAL RIDWAN

AFDHAL ANASRUL

ANDRIYANSYAH

AQIB SOFWANDI

DEWI SARTIKA

DHIKA ALIFFIANA PUTRI

DINIA MUTIARAHMI

DIANA MAULINA

EDI JUNEIDI

HELDA SUSANTI

INDAH NURMALA SARI

IRWANSYAH

JULIA PUSPITA

KOCHITA KONDARES

LITA KHATIFAH

MIQDARULLAH BURHAN

NAZMI AULIA

 

JURUSAN ILMU KOMUNIKASI

FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM

RIAU

TAHUN 2017

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada penyusun, sehingga penyusun dapat menyelesaikan tugas makalah mata kuliah Etika Filsafat Komunikasi ini. Shalawat serta salam tetap tercurahkan kepada baginda Nabi Muhammad SAW.

Makalah ini berisikan pembahasan tentang     Etika Komunikasi di Media Sosial menyadari banyaknya kekurangan baik dalam segi penulisan, metodologi maupun pemaparannya, tidak lain di karenakan kelemahan, keterbatasan dan kekurangan pada diri penyusun yang tidak dapat penyusun pungkiri.

Terwujudnya makalah ini dari awal tahap persiapan, penulisan, hingga diangkatnya sebuah kesimpulan, tidak lepas dari banyak pihak yang membantu secara langsung maupun tidak langsung, sehingga semakin menumbuhkan kesadaran bagi penyusun bahwa tanpa dukungan, bantuan, bimbingan dan arahan pihak-pihak terkait, tidak mungkin penyusun dapat menyelesaikannya.

Menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran dari dosen dan teman yang bersifat membangun , selalu penyusun harapkan demi lebih baiknya makalah ini.

Akhir kata, semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua dan semoga Allah SWT senantiasa meridhoi segala usaha kita. Amin.

Pekanbaru, Desember 2017

Hormat Kami,

 

 

Penyusun    

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR                                     i DAFTAR ISI                                                 ii BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG                                     iii RUMUSAN MASALAH                                     iv TUJUAN                                     iv BAB II PEMBAHASAN PENGERTIAN ETIKA KOMUNIKASI 1 ETIKA KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL 2 UU ITE 5 IMPLEMENTASI UU ITE DALAM BERKOMUNIKASI

DI MEDIA SOSIAL                                                                          6

BAB III PENUTUP KESIMPULAN 7 SARAN 7

BAB I

PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

Media massa merupakan suatu yang sangat melekat pada diri setiap individu modern saat ini. Sejak awal kemunculannya, media massa dianggap sebagai teknologi baru yang membawa kepada kehidupan yang serba cepat, mudah dan ekonomis. Hingga saat ini, kemunculan media massa sudah sangat menjamur dengan menawarkan kelebihan yang dimiliki masing-masing media massa tersebut. Dan dengan itu juga bertambah banyak juga konsumen media sosial. Bahkan tidak memungkiri jika satu individu memiliki dua sampai tiga akun di salah satu akun media sosialnya. Dan juga tak terelakkan pula ada yang menggunakan akun mereka untuk melakukan hal-hal yang tidak bertanggungjawab. Dan itu bisa terbilang bukanlah hal yang langka. Sangat lumrah menemukan hal-hal yang melanggar etika berkomunikasi di media sosial. Bahkan mungkin bisa terbilang bahwa setiap akun juga pernah melakukan hal-hal yang melanggar norma dan sopan santun. Lalu, untuk melaksanakan tugasnya sebagai pelindung hak asasi setiap warga negaranya, Pemerintah Negara Republik Indonesia mengeluarkan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang etika berkomunikasi di media sosial yang disebut dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Lalu apakah UU ITE tersebut efektif untuk menjaga etika berkomunikasi dalam media sosial?. Pernyataaan tersebut akan terjawab dalam pemaparan isi makalah ini.

RUMUSAN MASALAH Apakah yang disebut dengan Etika Komunikasi ? Bagaimanakah Etika Komunikasi di Media Sosial? Apakah yang disebut dengan UU ITE? Bagaimanakah implementasinya dalam berkomunikasi di media sosial? TUJUAN PENULISAN

Makalah ini disusun untuk memberikan pemahaman terhadap etika berkomunikasi di media sosial. Penting untuk mengetahui bagaimana etika seharusnya dapat dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

BAB II

PEMBAHASAN

 

Pengertian Etika Komunikasi

Etika komunikasi merupakan gabungan dua kata yang membentuk frasa, yakni “Etika” dan “Komunikasi”. Mengartikan frasa “Etika Komunikasi” tidak lari dari memahami makna dari masing-masing kata tersebut.

Etika berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu ethikos yang berarti timbul dari kebiasaan. Etika merupakan cabang ilmu filsafat yang mempelajari hal-hal yang menyangkut nilai-nilai, seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab yang menjadi standar dan penilaian moral dalam masyarakat atau publik. Untuk lebih memahaminya, terdapat beberapa pendapat ahli mengenai etika:

James J. Spillane SJ: “Etika adalah mempertimbangkan dan memperhatikan tingkan laku manusia dalam mengambil suatu keputusan yang berkaitan dengan moral, yang mana lebih mengarah pada penggunaan akal budi manusia untuk menentukan benar atau salah.” Maryani dan Ludigdo: “Seperangkat norma, aturan, atau pedoman yang mengatur segala perilaku manusia, baik yang harus dilakukan dan yang harus ditinggalkan, yang dianut oleh sekelompok masyarakat.

Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Komunikasi berasal dari bahasa Latin communis yang berarti ‘sama’. Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama (make to common). Maka kunci daripada komunikasi adalah kemampuan untuk mengetahui makna yang sama atas suatu informasi yang disampaikan komunikator kepada komunikan.

Dari pengertian masing-masing kata tersebut, dapatlah ditarik kesimpulan bahwa Etika Komunikasi adalah suatu tatanan atau aturan yang mengatur nilai-nilai dari suatu proses yang disebut komunikasi. Dan jika dijabarkan merupakan aturan yang menata baik-buruk dan benar-salahnya komunikasi, serta mengatur tentang pertanggungjawaban dalam berkomunikasi.

Etika Komunikasi di Media Sosial

 

Abad ke-21 merupakan abad keemasan, dimana manusia yang hidup di zaman ini dibubuhi dengan teknologi-teknologi modern yang canggih dan mudah. Semua serba instan dan cepat. Jika pada pertengahan abad 20 orang-orang membaca berita melalui koran atau mendengar radio, di zaman digital ini orang-orang mendapatkan berita dari smartphone mereka yang selalu dibawa kemana-mana.

Jika dahulu orang-orang bertukar kabar dengan mengirim surat satu sama lain yang sangat memakan waktu, kini mereka dapat bersapa hanya dengan sekali klik dengan smartphone yang mereka miliki. Dengan kata lain, hal ini dapat mempermudah manusia dalam pekerjaannya. Individu yang hidup di zaman ini pasti memilikinya. Bahkan bisa dikatakan bahwa tidak ada seorang pun yang menentang keberadaannya. Mengapa?. Karena smartphone adalah suatu bentuk teknologi yang menandakan suatu generasi modern.

Berbicara mengenai smartphone, maka tidak lari dari pada pembicaraan mengenai media sosial. Media sosial merupakan wadah setiap individu untuk berkomunikasi yang dalam hal ini yakni menyampaikan informasi/ide, saling menyapa, menemukan teman baru, wadah dalam menyatakan pendapat, bekerja sama, berkolaborasi untuk berkreasi, berfikir, dan lain-lain.

Media sosial pertama kali muncul pada awal tahun 2000-an. Dan hingga kini banyak media sosial yang ada seperti di antaranya Google, Facebook, Twiter, WhatsApp, Line, Telegram, Instagram, Path, YouTube, Blog, dan lain sebagainya.

Walaupun terdapat kebebasan dalam menggunakan media sosial, perlu juga diketahui dan dipahami adanya aturan-aturan dalam penggunaan media massa tersebut. Berikut aturan atau tatakrama sopan santun dalam ber-sosial media:

Pakai Bahasa yang Tepat

Pakailah bahasa yang tepat dan sopan serta santun dengan siapapun kita berinteraksi dan kiranya kita perlu memahami dengan siapa kita berinteraksi. Salah satu cara mengetahui bahasa yang cocok untuk berinteraksi adalah dengan membaca gaya bahasa saat yang bersangkutan berkirim pesan/komentar atau saat menulis status atau merespon status orang lain. Karena dengan membaca komentar kadang masing-masing orang bermacam-macam persepsi, berbeda apabila diucapkan dengan bertatap muka.

Menghargai Privasi Orang Lain

Hargai rahasia/privasi orang lain dengan tidak mengumbarnya di Media Sosial sekalipun hanya untuk bercanda/bergurau yang dapat menyebabkan orang lain merasa tersinggung privasinya.

Hindari SARA dan Pornografi

Tidak menuliskan/berbicara/menuliskan kalimat yang mengandung unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan) dan membagikan konten/berita/gambar yang mengandung pornografi yang dapat membuat sesorang merasa dihina, dilecehkan dan lain-lain.

Update Status yang krusial dan Hal Pribadi

Hindari meng-update status bersifat privasi diri kita.Misalnya sedang galau, jengkel, sendiri dirumah, sedang mengambil uang di Bank, dan lain sebagainya. Update status seperti ini berbahaya apabila ada orang yang berniat jahat terhadap kita. Dan untuk hal-hal pribadi sebaiknya tidak diungkap lewat sosmed karena hal bukan untuk konsumsi publik.

Menghasut Orang dan Menebar Kebencian

Hindari meng-udate status atau memberi komentar yang dapat dianggap sebagai hasutan dan menyebarkan kebencian (hatespeach) atau permusuhan baik itu kepada seseorang atau kelompok tertentu. Apabila hal demikian terjadi, maka kita dapat dikenakan tindakan pidana sesuai dalam UU ITE pasal 28 ayat 2.

Tak hanya sampai di situ, dalam pemakaiannya setiap individu yang memiliki akun di salah satu media sosial tersebut harus memahami tentang etika komunikasi yang mengatur pengguna dalam memakai atau mengkonsumsi media tersebut. Dan bertanggungjawab atas pelanggaran yang disebabkan individu tersebut.

Oleh karena itu, pada tahun 2008 Pemerintah Indonesia mengeluarkan undang-undang baru yang mengatur hal-hal yang bersangkutan dengan etika berkomunikasi di media sosial yang disebut dengan Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Hal ini harus kita pahami bahwa dari sekian banyak tugas Negara salah satunya adalah melindungi hak setiap Warga Negara sehingga menerbitkan UU ITE dimaksud.

UU ITE

Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang Undang nomor 11 tahun 2008 atau UU ITE adalah UU yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi informasi secara umum. UU ini memiliki yurisdiksi yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia.

Secara umum, materi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu pengaturan mengenai informasi dan transaksi elektronik dan pengaturan mengenai perbuatan yang dilarang.

Penyusunan materi UU ITE tidak terlepas dari dua naskah akademis yang disusun oleh dua institusi pendidikan yakni Universitas Padjadjaran(Unpad) dan Universitas Indonesia(UI). Tim Unpad ditunjuk oleh Departemen Komunikasi dan Informasi sedangkan Tim UI oleh Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Pada penyusunannya, Tim Unpad bekerjasama dengan para pakar di Institut Teknologi Bandung (ITB) yang kemudian menamai naskah akademisnya dengan RUU Pemanfaatan Teknologi Informasi (RUU PTI). Sedangkan tim UI menamai naskah akademisnya dengan RUU Informasi Elektronik dan Transaksi Elektronik.

Kedua naskah akademis tersebut pada akhirnya digabung dan disesuaikan kembali oleh tim yang dipimpin Prof. Ahmad M Ramli SH (atas nama pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono), sehingga namanya menjadi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana disahkan oleh DPR.

Implementasi UU ITE dalam Berkomunikasi di Media Sosial

 

Sebagaimana yang kita ketahui, bahwa saat ini media massa adalah suatu hal yang marak digunakan oleh kebanyakan orang saat ini. Didukung oleh jaringan internet yang cepat, semua orang dapat terhubung dengan mudah di suatu wadah publik yang bebas dalam berekspresi sehingga tidak dapat dikontrol.

Akibatnya, dapatlah terjadi seperti halnya yang disebut dengan cybercrime, ujaran kebencian (hatespeech), penyebaran berita bohong (hoax), tersebarnya informasi yang mengandung isu-isu yang berpotensi memecah belah kesepahaman (isu SARA dan provokasi), kata-kata kasar, hujatan, manipulasi gambar, dan lain-lainnya.

Pada dasarnya, media sosial adalah suatu wadah tempat setiap orang berekspresi, menyatakan pendapat, dan menyalurkan kreatifitasnya. Namun tidak seharusnya fungsi-fungsi positif dari media massa tersebut disaingi dengan hal-hal negatif yang dapat menimbulkan perpecahan dan kebencian satu sama lain.

Kebebasan dalam menyatakan pendapat, menyalurkan kreatifitas, dan bebas berekspresi adalah Hak Asasi Manusia, namun itu tidaklah benar jika melupakan kewajiban utamanya yakni tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan orang lain. Maka dari pada itu, Pemerintah mengeluarkan peraturan yang disebut UU ITE yang mengatur dan melindungi setiap hak setiap warga negara.

Untuk itu, setiap individu pengguna media sosial perlu memahami hak-hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Komunikasi di media sosial juga memiliki batasan yang dinamakan etika berkomunikasi. Dan telah dijaga keamanannya dengan kehadiran UU ITE tersebut.

BAB III

PENUTUP

 

KESIMPULAN

Etika komunikasi adalah suatu tatanan atau aturan yang mengatur nilai-nilai dari suatu proses yang disebut komunikasi. Aturan tersebut diantaranya yang menata baik-buruk dan benar-salahnya komunikasi, serta mengatur tentang pertanggungjawaban dalam berkomunikasi. Contohnya, memakai bahasa yang tepat, menghargai privasi orang lain, hindari SARA dan Pornografi, jangan mengupdate status yang krusial dan yang menyangkut hal-hal pribadi, dan jangan menghasut orang dan menebar kebencian. Aturan-aturan tersebut telah di undang-undangkan dalam UU ITE yang diresmikan pada tahun 2008 dan telah direvisi pula pada November 2016 lalu. Dan hingga kini undang-undang tersebut masih berlaku dan mengatur segala etika, norma dan sopan santun dalam berkomunikasi di media sosial.

 

SARAN

Selain untuk memenuhi tanggungjawab penyusun makalah dalam melaksanakan kewajibannya sebagai mahasiswa, diharapkan makalah ini dapat menjadi rujukan pengetahuan mengenai Etika Komunikasi di Media Sosial.

 

 

Bagikan ini:Like this:Like Loading...

Author: Maulina_Dia

Yang terlihat pada diriku, itulah aku. Tapi jangan sampai terpedaya. Karna mata tak bisa melihat tanpa adanya cahaya. Kecuali kau melihat ku dengan mata hati mu. ^^ View all posts by Maulina_Dia

PDF) ETIKA KOMUNIKASI 2016 | Iik Rohikmah - Academia.edu

Makalah Etika Komunikasi : makalah, etika, komunikasi, ETIKA, KOMUNIKASI, Rohikmah, Academia.edu

MAKALAH Etika Komunikasi

Makalah Etika Komunikasi : makalah, etika, komunikasi, MAKALAH, Etika, Komunikasi

Komunikasi Dan Etika Komunikasi Makalah

Makalah Etika Komunikasi : makalah, etika, komunikasi, Komunikasi, Etika, Makalah

MAKALAH ETIKA KOMUNIKASI

Makalah Etika Komunikasi : makalah, etika, komunikasi, MAKALAH, ETIKA, KOMUNIKASI

14+ Makalah Etika Komunikasi

Makalah Etika Komunikasi : makalah, etika, komunikasi, Makalah, Etika, Komunikasi

PDF) MAKALAH FILSAFAT DAN ETIKA KOMUNIKASI HAKIKAT KOMUNIKASI ANTAR ETNIS KULTUR DAN ETNIS BANGSA | Aim Nuraiman - Academia.edu

Makalah Etika Komunikasi : makalah, etika, komunikasi, MAKALAH, FILSAFAT, ETIKA, KOMUNIKASI, HAKIKAT, ANTAR, ETNIS, KULTUR, BANGSA, Nuraiman, Academia.edu

Makalah Etika Profesional Komputer

Makalah Etika Komunikasi : makalah, etika, komunikasi, Makalah, Etika, Profesional, Komputer

PDF) Makalah : Etika Filsafat Dalam Komunikasi Kelompok | Dinaryani Utami - Academia.edu

Makalah Etika Komunikasi : makalah, etika, komunikasi, Makalah, Etika, Filsafat, Dalam, Komunikasi, Kelompok, Dinaryani, Utami, Academia.edu

Makalah Etika Komunikasi Bisnis (1)

Makalah Etika Komunikasi : makalah, etika, komunikasi, Makalah, Etika, Komunikasi, Bisnis

Makalah_49 Tugas Etika Berkomunikasi

Makalah Etika Komunikasi : makalah, etika, komunikasi, Makalah_49, Tugas, Etika, Berkomunikasi

DOC) Makalah-Etika-Dalam-Penggunaan-TIK.docx | Bayu Sugara - Academia.edu

Makalah Etika Komunikasi : makalah, etika, komunikasi, Makalah-Etika-Dalam-Penggunaan-TIK.docx, Sugara, Academia.edu