Sejarah Setia Hati

Persaudaraan Setia Hati Terate dan Setia Hati Tunas Muda Winongo. Atau Masyarakat Madiun dan sekitar, lebih mengenal dengan sebutan SH Terate dan SH Winongo. Pada dasarnya mereka adalah satu guru. Beliau adalah Ki Ngabehi Suro Diwiryo pada tahun 1903 mendirikan Organisasi pencak silat *Setia Hati* dengan sebutan Silat Djoyo Gendhilo.Ajaran Budi Luhur dalam Persaudaraan Setia Hati Terate. Mengingat Kembali Pesan Kangmas Tarmadji Boediharsono. Warga Baru PSHT. Sifat Mangro Tingal Dalam Pandangan Setia Hati Terate. Tirakat Insan Setia Hati Terate. Sejarah Setia Hati TerateCategory: PSHT Assalamualaikum wr.wb Manusia dapat di hancurkan manusia dapat di matikan tetapi manusia tidak dapat di kalahkan selama manusia itu setia pada hati nya atau ber-SH pada dirinya sendiri. Falsafah Persaudaran Setia Hati Terate itu ternyata sampai sekarang tetap bergaung dan berhasil melambungkan PSHT sebagai sebuah organisasi yang berpangkal pada PERSAUDARAAN YANG KEKAL DAN…Persaudaraan Setia Hati Terate Manusia Dapat Dihancurkan; Manusia Dapat Dimatikan; Tetapi Manusia Tidak Dapat Dikalahkan, Selama Manusia Itu Masih Setia Pada Hatinya Sendiri. Selama matahari terbit dari timur, selama bumi masih dihuni manusia dan selama itupula PSHT akan abadi jaya selamanya.Persaudaraan Setia Hati Terate, Kota Madiun. 27,196 likes · 909 talking about this. Fan Page Persaudaraan Setia Hati Terate

Jiwa Setia Hati - FeedBurner

SEJARAH PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE. Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) atau yang dikenal dengan SH Terate adalah suatu persaudaraan "perguruan" silat yang bertujuan mendidik dan membentuk manusia berbudi luhur,tahu benar dan salah, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengajarkan kesetiaan pada hati sanubari sendiri serta mengutamakan persaudaraan antar warga (anggota) dan berbentukPersaudaraan Setia Hati Teratè (dipunwastani kanthi umum minangka PSHT utawa SH Terate) yaiku pakumpulan olahraga kang diwiwiti déning Ki Hadjar Hardjo Oetomo lan disepakati dadi Persaudaraan Setia Hati Terate ing kongrés pisanan néng Madiun ing taun 1948.PSHT minangka pakumpulan seni bela dhiri kang digabung menyang Asosiasi Pencak Silat Indonesia (IPSI).Persaudaraan Setia Hati Terate dan Setia Hati Tunas Muda Winongo atau masyarakat madiun dan umum mengenal dengan nama SH Terate dan SH Winongo. Pada dasarnya kedua perguruan tersebut adalah satu guru Beliau adalah Ki Ngabehi Suro Diwiryo, pada tahun 1903 mendirikan Organisasi pencak silat "Setia Hati" dengan sebutan Djoyo Gendhilo. Organisasi didirikan untuk mendidik rakyat yang pada waktu ituSebelumnya mari kita mengenal terlebih dahulu sekilas tentang sejarah berdirinya aliran silat PSHT ini. Seperti yang dikutip dari boombastis.com, pencak silat Setia Hati didirikan oleh Ki Ngabehi Soeromihardjo (Eyang Suro) pada tahun 1903 di Kampoeng Tambak Gringsing, Surabaya.

Jiwa Setia Hati - FeedBurner

Sejarah Berdirinya Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT

SEJARAH PSHT SELAMA MATAHARI MASIH TERBIT DARI TIMUR, SELAMA BUMI MASIH DIHUNI MANUSIA SELAMA ITU PULA PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE AKAN TETAP JAYA ABADI SELAMANYA "KI HADJAR HARDJO OETOMO" Pendiri Persaudaraan Setia Hati Terate. Sejarah Persaudaraan Setia Hati Pada tahun 1903, bertempat di Kampung Tambak Gringsing, Surabaya, Ki Ngabeni Surodiwirjo membentuk persaudaraan yang anggotaSEJARAH PERSETERUAN SH TERATE VS SH WINONGO sejarah awal perseteruan SH Winongo VS SH Terate Kasus perkelahian antar perguruan silat yang di motori oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Setia Hati winongo atau di sebut STK (Sedulur tunggal kecer) di karesidenan madiun akhir-akhir ini sangat marak dan melibatkan masa pendukung secara massif dan di sertai dengan pengerusakan sertaSalam Persaudaraan Saudaraku Semua. Semoga Video Ini Bermanfaat Untuk Kadang Dulur PSHT dimanapun Saudara Berada. Salam Persaudaraan. Terimakasih Sudah Menonton. Silhakan Komen Dan Subscribe Lur !!!!!Mohon Ratenya agan n sist :malus Jiwa patriotisme yang tinggi ditunjukkan oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo, salah seorang Saudara Tertua Setia Hati, dengan bantuan teman-temannya dari Pilang Bango, Madiun dengan berani menghadang kereta api yang lewat membawa tentara Belanda atau mengangkut perbekalan militer. Penghadangan, pelemparan, dan perusakkan yang terjadi berulang-ulang sampai akhirnya ia ditaSejarah persaudaraan "Setia-Hati" disingkat S-H berawal pada tahun 1903 yaitu dengan didirikanya persaudaraan SEDULUR TUNGGAL KECER dikampung Tambak Gringsing-Surabaya oleh almarhum Bpk Ki Ngabehi Soerodwirjo dengan nama kecilnya Masdan. Saat itu nama permainan seni pencak silatnya adalah JOYO GENDILO dan hanya dengan 8 murid didahului oleh 2 saudara yaitu Noto/ Gunadi (adik kandung Ki Ngabehi

Sejarah Lari Jarak Pendek Sejarah Dakwah Nabi Muhammad Di Mekah Hikmah Mempelajari Sejarah Ilmu Pengetahuan Bani Umayyah Sejarah Futsal Sejarah Olahraga Senam Sejarah Wali Songo Singkat Sejarah Renang Di Dunia Sejarah Senam Lantai Sejarah Badminton Novel Sejarah Singkat Teks Sejarah Bandung Lautan Api

Jiwa Setia Hati - powered by FeedBurner

A. Masa Perintisan ( Tahun 1922 - Tahun 1952 )

          Cikal bakal Setia Hati Terate adalah Setia Hati Pemuda Sport Club ( SH PSC ), perguruan Pencak Silat yang didirikan oleh Bapak Hardjo Oetomo, warga Desa Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, pada tahun 1922.

          Desa Pilangbango pada era pemerintahan Kolonial Belanda, merupakan sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Wungu, Madiun ( sekarang desa Pilangbango berubah status menjadi Kelurahan, masuk wilayah Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

          Pada awal perintisan, SH PSC hanya berupa tempat latihan Pencak Silat yang di ikuti oleh sejumlah pemuda dan teman seperjuangan Bapak Hardjo Oetomo. Berbekal ilmu Pencak Silat Djojo Gendilo Ciptomuljo, ciptaan Ki Ngabehi Soerodiwirjo saat beliau berguru di SH Winongo, beliau mengumpulkan pemuda setempat untuk di gembleng ilmu kanuragan.          Dokumen yang di miliki Bapak Tarmadji Boedi Harsono menyebutkan, latihan Pencak Silat yang di gelar Bapak Hardjo Oetomo saat itu, secara implisit di format sebagai ajang pembekalan ( basis ) pemuda untuk melawan penjajahan Belanda.

          Jiwa patriotisme yang berada di dalam dada beliau, tidak rela tanah air tercinta di jajah bangsa lain. Demi memenuhi dharma bhakti kepada bumi pertiwi, setelah membuka tempat latihan di Pilangbango, beliau juga membuka tempat latihan Pencak Silat di daerah lain, seperti Loceret, Nganjuk, Pare, Kediri, dan beberapa kota lain di Jawa Timur.          Kajian data hasil penelusuran yang bersumber dari catatan pribadi ( buku harian ) yang di tulis sendiri oleh Bapak Hardjo Oetomo, juga menyebutkan, beliau membuka latihan Pencak Silat dengan niat mulia. Yakni, mengembangkan ilmu Pencak Setia Hati ke masyarakat kecil ( rakyat jelata ) dan para pejuang perintis kemerdekaan.          Sebelumnya, ada kecenderungan ilmu Pencak Setia Hati di ajarkan kepada kaum bangsawan. Sebut misalnya, kerabat Bupati, Wedana, Mantri Polisi dan masyarakat berdarah biru atau kaum bangsawan.          Dalam stratafikasi sosial masyarakat Jawa, komunitas kaum bangsawan ini biasanya memakai gelar Raden (R), di depan namanya. Misalnya, Raden Mas (RM), Raden Ajeng ( RA ), Raden Bagus (RB), atau juga Kanjeng Raden Arya Tumenggung ( KRAT ).

          Sejumlah dokumen menyebutkan, terdapat beberapa alasan mendasar yang memantik niat Ki Hadjar Hardjo Oetomo membuka tempat latihan dan mendirikan perguruan Pencak Silat Baru. Yakni, terjadi silang pendapat cukup prinsip antara beliau dengan Ki Ngabehi Soerodiwirjo.          Selain alasan tersebut di atas, Bapak Hardjo Oetomo tidak sependapat jika ilmu SH di ajarkan kepada anak - anak Belanda. Sebab hal itu bertentangan dengan prinsip beliau, yang ingin menjadikan Pencak Silat sebagai basis pelatihan pemuda dalam rangka menyusun kekuatan melawan penjajah.          Ditengarai, lantaran keberanian Bapak Hardjo Oetomo membuka tempat latihan baru ini, beliau dan siswanya sempat di olok - olok sebagai kelompok "SH Murtad", artinya tidak setia atau ingkar.

Tahun 1924          Bapak Hardjo Oetomo baru memberi nama latihan Pencak Silat yang di dirikan itu pada tahun 1924, dengan nama Setia Hati Pemuda Sport Club. Nama itu di singkat oleh beliau sendiri dengan singkatan SH PSC. Itu setelah beliau bertemu dan berdiskusi dengan Amin Kuseri, seorang guru SR ( Sekolah Rakjat ) di Pare, Kediri. Di tempat ini, beliau juga sempat membuka tempat latihan.          Dalam buku hariannya itu, beliau menandaskan, sekalipun pemberian nama perguruan Pencak Silat SH PSC terjadi di Pare, Kediri, pusatnya tetap berada di Pilangbango, Madiun, kediaman beliau.           Tradisi komunikasi sosial yang di kembangkan di awal berdirinya SH PSC adalah "Paguron" ( perguruan  Pencak Silat ), dengan sistem kepemimpinan paternalisme ( pola kepemimpinan yang menempatkan sosok patron/tokoh/guru berada pada posisi puncak atau pucuk pimpinan.          Selain di jadikan ajang olah kanuragan, SH PSC secara implisit di format menjadi basis pelatihan dan pendadaran pemuda dalam pergerakan menentang penjajahan Belanda. Karenanya, meski baru seusia jagung, SH PSC di awasi ketat oleh Pemerintah Kolonial Belanda.

          Catatan singkat sejarah perjuangan Bapak Hardjo Oetomo, yang di tulis oleh istri beliau, Ibu Inem Hardjo Oetomo, di sebutkan pada tahun 1924, beliau di tangkap Belanda karena melakukan gerakan menentang Pemerintah Kolonial Belanda di Madiun dan di hukum selama 3 ( tiga ) bulan. Hukuman itu di jalankan di Talang, Djember ( Jember ).          Bersasarkan catatan tersebut, berarti beliau di tangkap dan di penjara kolonialis beberapa bulan setelah mendirikan SH PSC di Pare, Kediri. Keluar dari penjara Talang, Jember, ternyata semangat Bapak Hardjo Oetomo dalam gerakan perintisan kemerdekaan semakin berkobar. Aksinya ini menjadikan pemerintah kolonial Belanda semakin berang.

          Tahun 1925, Bapak Hardjo Oetomo di tangkap lagi dan di penjara selama 6 ( enam ) bulan. Istri beliau, saat itu juga ikut di tangkap dan di bawa ke Bereau Velpolitie. Tapi di pulangkan lagi setelah menjalani interogasi dan menanda tangani berkas perkara pemeriksaan.          Selang tiga bulan berada di penjara Pemerintah Kolonial Belanda, beliau di panggil dan di bawa ke pengadilan ( landraad ) Belanda dengan tuduhan merencanakan aksi pemogokan dan menentang kebijakan pemerintah kolonial di dalam penjara. Sidang majelis hakim Pemerintah Kolonial Belanda memutuskan, Bapak Hardjo Oetomo di vonis hukuman penjara selama 5 tahun.          Vonis penjara 5 ( lima ) tahun itu di jalankan setelah Bapak Hardjo Oetomo menyelesaikan masa hukuman 6 ( enam ) bulan di Talang, Jember. Berdasarkan putusan itu pula beliau di pindahkan dari penjara Talang, Jember ke penjara Tjipinang ( Cipinang ).          Dua tahun berada di dalam penjara Cipinang, Bapak Hardjo Oetomo, kembali melakukan gerakan melawan kebijakan penjajah. Karenanya, Pemerintah Kolonial Belanda mengambil langkah mengasingkan beliau ke penjara Padang Panjang ( Sumatera ).           Catatan itu juga menyebutkan, beliau sebenarnya sudah masuk dalam deretan nama - nama pejuang Perintis Kemerdekaan RI yang akan di buang ke Boven Digul. Tapi hukuman itu urung di jalankan karena dia sudah menjalani hukuman selama 3 ( tiga ) tahun di penjara Padang Pandjang.

          Catatan ringkas perjalanan SH Terate yang di buat oleh Bapak Darsono Hardjendro ( wakil ketua SH Terate di tahun 1948 ), menyebutkan, sekembali  dari penjara Padang Panjang, kehidupan Bapak Hardjo Oetomo cukup menderita. Untuk menopang kehidupan rumah tangga, beliau sempat berganti - ganti berprofesi. Antara lain, menjadi mandor pabrik tenun, pembela. Bahkan pernah menjadi wartawan dan menerbitkan media masa ( surat kabar atau koran ).          Surat kabar yang di dirikan Bapak Hardjo Oetomo berbentuk mingguan ( tabloid ) yang di beri nama " Keinsyafan Rakjat". Di media ini beliau menjabat sebagai Pemimpin Redaksi. Tapi tidak lama kemudian, "Keinsyafan Rakjat" di bredel ( di larang terbit ) oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Alasannya, media itu di jadikan alat propaganda pergerakan menentang penjajahan di tanah air tercinta.          Setelah upaya pemberedelan tabloid tersebut, gerak gerik Bapak Hardjo terus di awasi. Bahkan, untuk memperketat pengawasan, Pemerintah Kolonial Belanda mendirikan pos penjagaan di depan rumah beliau di Pilangbango.          Memasuki tahun 1938, kondisi fisik Bapak Hardjo Oetomo mulai menurun. Beliau menderita sakit stroke dan separo badannya tidak dapat di gerakkan. Karena keterbatasan itu, kegiatan SH PSC di amanatkan kepada sejumlah siswanya. Konsep kepemimpinan kolektif kolegial atau team work mulai di kembangkan, guna mengisi kevacuman posisi tampuk pimpinan.

Tahun 1942          Pada masa pendudukan Jepang tahun 1942, SH PSC berganti nama menjadi Setia Hati Terate ( SH Terate ). Nama ini merupakan usulan Soeratno Sorengpati, tokoh perintis kemerdekaan dari Indonesia Muda, salah satu siswa SH Terate saat itu. Salah satu alasan yang mendasari pergantian nama itu, antara lain agar SH PSC tidak lagi di cap sebagai pemberontak seperti pada zaman penjajahan Belanda.          Sekalipun sudah berubah nama menjadi SH Terate, konsep komunikasi yang di kembangkan di kalangan warga SH Terate, pada era ini masih tetap memakai konsep "paguron" ( perguruan ) Pencak Silat. Hirarki kepemimpinan masih di pegang guru, dalam hal ini Bapak Hardjo Oetomo.

Tahun 1948          Atas izin Bapak Hardjo Oetomo, pada bulan Juli tahun 1948, di gelar konferenai ( musyawarah antar warga SH Terate ) di kediaman beliau di Pilangbango, Madiun. Sejumlah murid beliau mulai tampil ke depan. Sebut misalnya, Bapak Soetomo Mangkoedjojo, Bapak Darsono, Bapak Soemadji, Bapak Badini, dan Bapak Irsad. Saat ini beliau dalam kondisi sakit. Separo badannya tidak dapat di gerakkan.          Temu kadang tersebut melahirkan mufakat, bahwa kegiatan SH Terate harus tetap berjalan dan berkembang. Karena beliau sudah tidak bisa melakukan aktivitas, kegiatan latihan Pencak Silat mulai di amanatkan kepada murid - muridnya. Kemudian, di gagas perubahan sistem komunikasi di tubuh SH Terate. Yakni, dari sistem perguruan Pencak Silat ke sistem Organisasi Persaudaraan.          Pada tahun 1950 Ki Hadjar Hardjo Oetomo, mendapat pengakuan dan penghargaan dari pemerintah Republik Indonesia sebagai Pahlawan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia. Penghargaan ini di berikan atas jasa beliau berjuang melawan Belanda.

Tahun 1952          Pada tanggal 12 April tahun 1952 Ki Hadjar Hardjo Oetomo wafat dan jenazahnya di makamkan di tempat pemakaman umum ( TPU ) Kelurahan Pilangbango, Madiun.

File:Sejarah PSHT.jpg - Wikimedia Commons

Sejarah Setia Hati : sejarah, setia, File:Sejarah, PSHT.jpg, Wikimedia, Commons

AshterNgawi: Sejarah Persaudaraan Setia Hati Terate

Sejarah Setia Hati : sejarah, setia, AshterNgawi:, Sejarah, Persaudaraan, Setia, Terate

PSHT - Persaudaraan Setia Hati Terate By Achmad Suryanto - More Detailed Information Than App Store & Google Play By AppGrooves - Books & Reference - 10 Similar Apps & 20 Reviews

Sejarah Setia Hati : sejarah, setia, Persaudaraan, Setia, Terate, Achmad, Suryanto, Detailed, Information, Store, Google, AppGrooves, Books, Reference, Similar, Reviews

SEA Junction E-Library

Sejarah Setia Hati : sejarah, setia, Junction, E-Library

SEJARAH SETIA HATI PILANGBANGO CABANG WONOSOBO: SH PILANGBANGO CABANG WONOSOBO

Sejarah Setia Hati : sejarah, setia, SEJARAH, SETIA, PILANGBANGO, CABANG, WONOSOBO:, WONOSOBO

PSHT TERATE For Android - APK Download

Sejarah Setia Hati : sejarah, setia, TERATE, Android, Download

Sejarah Singkat Persaudaraan Setia Hati Terate | Pusat Seni Beladiri

Sejarah Setia Hati : sejarah, setia, Sejarah, Singkat, Persaudaraan, Setia, Terate, Pusat, Beladiri

PSHT - Persaudaraan Setia Hati Terate By Achmad Suryanto - More Detailed Information Than App Store & Google Play By AppGrooves - Books & Reference - 10 Similar Apps & 20 Reviews

Sejarah Setia Hati : sejarah, setia, Persaudaraan, Setia, Terate, Achmad, Suryanto, Detailed, Information, Store, Google, AppGrooves, Books, Reference, Similar, Reviews

Sejarah PSHT – PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE

Sejarah Setia Hati : sejarah, setia, Sejarah, PERSAUDARAAN, SETIA, TERATE

PSHT 1922 1.2 Apk | Androidappsapk.co

Sejarah Setia Hati : sejarah, setia, Androidappsapk.co

Pedoman Pencak Silat PSHT By Nil Developer (Google Play, United States) - SearchMan App Data & Information

Sejarah Setia Hati : sejarah, setia, Pedoman, Pencak, Silat, Developer, (Google, Play,, United, States), SearchMan, Information