Doa Karya Chairil Anwar

Analisis puisi doa berdasarkan struktur fisik (lahir) dan struktur batinnya para pelajar di indonesia, niscaya mengenal chairil anwar. tokoh sastra indonesia yang juga dikenal sebagai pelopor angkatan 45 ini menjadi penyair yang sangat dikenal alasannya ialah karya karyanya selalu menjadi pola dalam buku pelajaran, mulai dari sd, smp, smaPenulis Indonesia Chairil Anwar (1922-1949) menulis 75 puisi, 7 prosa, dan 3 koleksi puisi.Ia juga menerjemahkan 10 puisi dan 4 prosa. Kebanyakan puisi-puisi asli Anwar dimasukkan dalam versi koleksinya: Deru Campur Debu, Kerikil-Kerikil Tajam dan yang Terampas dan yang Putus (keduanya 1949), dan Tiga Menguak Takdir (1950). Pada tahun 1956, HB Jassin mengumpulkan dan mendokumentasikanMakna puisi aku Karya chairil anwar Kalau sampai waktuku Waktu yang dimaksud dalam kutipan (1) adalah sampaian dari waktu atau sebuah tujuan yang dibatasi oleh waktu. Chairil adalah penyair yang sedang dalam pencarian bahasa ucap yang mampu memenuhi luapan ekspresinya sesuai dengan yang diinginkannya, tanpa harus memperdulikan bahasa ucap dari penyair lain saat itu.Tema pada puisi doa karya chairil anwar tema yang diambil adalah ketuhanan. Puisi doa diatas berisi amanat kepada pembaca agar menghayati hidup dan selalu merasa dekat dengan tuhan. Puisi yang berjudul doa karya chairil anwar di atas merupakan jenis puisi prismatic. Hal itu terlihat dari sesunan katanya yang tidak langsung memancarkan makna.Analisis Puisi Doa Berdasarkan Struktur Fisik (Lahir) dan Struktur Batinnya Para pelajar di Indonesia, pasti mengenal Chairil Anwar. Tokoh sastra Indonesia yang juga dikenal sebagai Pelopor Angkatan 45 ini menjadi penyair yang sangat dikenal karena karya-karyanya selalu menjadi contoh dalam Buku Pelajaran, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi.

Daftar karya Chairil Anwar - Wikipedia bahasa Indonesia

Puisi: Doa Karya: Chairil Anwar. Puisi: Doa (Karya Chairil Anwar) Sepenuhnya 2021-02-26T21:38:00+07:00 5.0 stars based on 35 reviews Doa Kepada Pemeluk Teguh Tuhanku... Dalam termangu, Aku masih menyebut nama-Mu.karya Chairil Anwar. "DOA" is published by Badrul Arifin. Mata Tajam Sang Binatang Jalang. Kepada pemeluk teguh. Tuhanku Dalam termangu Aku masih menyebut namamu. Biar susah sungguh MengingatPuisi Doa karya Chairil Anwar mengungkapkan tema ketuhanan, yang memiliki kekuatan pesan religi yang sangat kental. Puisi ini disajikan sebagai salah satu bentuk puisi religi yang cukup transparan dengan gaya bahasa yang jelas dan mudah untuk dipahami oleh siapapun.Karya-karya Chairil juga banyak diterjemahkan ke dalam bahasa asing, antara lain bahasa Inggris, Jerman dan Spanyol. Sebagai tanda penghormatan, dibangun patung dada Chairil Anwar di kawasan Jakarta dan hari kematiannya diperingati sebagai Hari Chairil Anwar oleh para pengagumnya.

Daftar karya Chairil Anwar - Wikipedia bahasa Indonesia

Makna Puisi Aku Karya Chairil Anwar | Site Title

Pemahaman Semiotika Sajak Doa Karya Chairil Anwar bahasa sehari-hari yang cenderung secara langsung. Menurut Riffaterre, laras bahasa puisi tersebut disebabkan oleh tiga (3) hal, iaitu "displacing of meaning" (penyimpangan erti), "creating of meaning" (penciptaan erti), dan "distorting of meaning" (perosakan erti).Ketiga-tiga hal ituPuisi Chairil Anwar Do'a - Puisi cinta sejati romantis, singkat untuk kekasih hati. Selain itu juga tersedia karya lain seperti puisi sedih, galau, sahabat, ibu, dan ayah, lucu dan lain - lain. Kumpulan Puisi cinta, sahabat, Ibu yang tersedia disini adalah hasil karya dari sahabat puisicinta.net.kepada pemeluk teguh, karya Chairil AnwarChairil Anwar telah banyak menciptakan puisi, salah satuh puisi yang berjudul "aku" yang pastinya sudah banyak tahu puisi Chairil Anwar tersebut. Sebuah buku berjudul Deru campur debu (1950) merupakan bukti bahwa Chairil Anwar orang yang menyukai sastra puisi. Dalam buku tersebut memuat puisi-puisi karya Chairil Anwar.Puisi Chairil Anwar Beserta Unsur Intrinsiknya Cuitan Dokter. Unsur ekstrinsik puisi doa karya chairil anwar biografi chairil anwar pujangga angkatan 45 ini, merupakan kelahiran medan, sumatera utara pada tanggal 26 juli 1922. adalah putra tunggal dari seorang ayah yang bernama tulus, juga merupakan mantan bupati kabupaten indragiri riau, sumatra barat dan ibunya bernama saleha berasal dari

Di Doa Ibuku Mp3 Doa Niat Puasa Sya Ban Doa Niat Mengganti Puasa Ramadhan Doa Supaya Tidak Ditagih Hutang Kirim Doa Untuk Orang Meninggal Doa Mohon Kesembuhan Dari Sakit Doa Nabi Yusuf Ketika Merindukan Seseorang Doa Untuk Orang Umroh Anak Kecil Berdoa Doa Bikin Orang Tunduk Niat Doa Sahur

Analisis Makna Puisi 'Doa' Karya Chairil Anwar | Struktur Fisik (Lahir) dan Struktur Batin Puisi Doa

Analisis Puisi Doa Berdasarkan Struktur Fisik (Lahir) dan Struktur Batinnya

Para pelajar di Indonesia, pasti mengenal Chairil Anwar. Tokoh sastra Indonesia yang juga dikenal sebagai Pelopor Angkatan 45 ini menjadi penyair yang sangat dikenal karena karya-karyanya selalu menjadi contoh dalam Buku Pelajaran, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi. Bahkan Karya Chairil Anwar ini tidak hanya dipelajari di Wilayah Indonesia, tapi juga dipelajari dan dianalisis oleh Pelajar Bahasa dan Sastra Indonesia dari negara-negara lain.

Salah satu karya Chairil Anwar yang juga banyak dibahas dan dianalisis adalah yang berjudul Doa. Berikut ini adalah analisis puisi Doa karya Chairil Anwar. Teknik yang digunakan dalam analisis Puisi Doa milik Chairil Anwar ini menggunakan analisis struktural. Yang dimaksud dengan analisis struktural Puisi Doa adalah, menganalisis Puisi Tersebut dengan memperhatikan struktur fisik (lahir) dan struktur batin puisi.

Struktur lahir (zahir) atau juga disebut sebagai struktur fisik, adalah analisis terhadap karya sastra puisi berdasarkan hal ihwal yang tampak oleh mata. Jadi, analisis struktur fisik puisi Doa karya Si Binatang Jalang ini membahas tentang Diksi, Kata Konkret, Imaji (Pencitraan), Tipografi, Susunan Rima (Bunyi), dan Majas. 

Adapun yang dapat dianalisis berdasakan struktur batin dalam Puisi Doa Karya Chairil Anwar adalah tema, suasana, nada, dan amanat puisi.

Sebelum kita lakukan analisis, ada baiknya kita baca terlebih dahulu Puisi Doa Karya Chairil Anwar.

Doa

Tuhanku

Dalam termangu

Aku masih menyebut nama-Mu

Biar susah sungguh

Mengigat Kau penuh seluruh

CayaMu panas suci

Tinggal kerlip lilin di kelam sunyi

Tuhanku

Aku hilang bentuk

Remuk

Tuhanku aku mengembara di negara asing

Tuhanku

Di pintu-Mu aku mengetuk

Aku tidak bisa berpaling

Hasil Analisis Struktur Lahir (Struktur Fisik) Puisi Doa Karya Chairil Anwar DIKSI PUISI DOA KARYA CHAIRIL ANWAR Yang dimaksud dengan diksi adalah pilihan dan penggunaan kata yang memperkuat keindahan dan kedalaman makna serta pesan puisi. Dalam pembahasan diksi puisi, juga berkaitan dengan makna konotatif dan makna denotatif.

Pilihan kata yang khas Chairil Anwar yang digunakannya dalam Puisi 'Doa' adalah CayaMu dalam larik:

CayaMu panas suci Diksi CayaMu menjadi sangat kuat karena tidak digunakan oleh penyair-penyair lain. Kata Caya tentu mengacu pada kata Cahya atau Cahaya yang juga bersinonim dengan sinar.  Penggunaan kata panas yang dirangkai dengan kata suci juga memperkuat dan memperindah puisi. Karena akhir kata panas adalah bunyi s yang bisa langsung digunakan untuk mengucapkan kata suci. Diksi ini tentu memperindah puisi Doa.

KATA KONKRET PUISI DOA KARYA CHAIRIL ANWAR Kata konkret adalah kata yang nyata dan seoalah-olah mewakili keadaan sesungguhnya yang dituangkan oleh penyair ke dalam puisinya. Jadi, kata konkret yang digunakan oleh Chairil Anwar dalam Puisi Doa karyanya ini dapat dianalisis sebagai berikut:

Pintu-Mu Penggunaan kata pintu dalam larik Di pintu-Mu aku mengetuk menunjukkan sebuah makna batas. Batas antara luar dan dalam. Dengan menggunakan kata pintu yang diikuti kata ganti miliki pintuMu yang merujuk kepada Tuhan, menunjukkan arti bahwa Penyair ingin masuk ke dalam (lindungan) Tuhan.  Tapi untuk bisa masuk ke dalam rumah (lindungan) Tuhan tidak bisa langsung membuka pintu. Maka, ini berkaitan dengan kata konkret selanjutnya yaitu mengetuk. Mengetuk menandakan upaya yang masih belum kita lakukan sepenuhnya. Hanya bisa mengetuk, bahkan memanggil pemilik rumah pun tak berani. Ini menandakan arti bahwa, berdasarkan kanta konkret ini puisi Doa Chairil Anwar ini berisi ketidak-berdayaan.

Baca Juga: Contoh Kata Kata Konkret dalam Puisi 

TIPOGRAFI PUISI DOA KARYA CHAIRIL ANWAR Tipografi adalah bentuk penulisan fisik puisi yang memperhatikan bentuk yang tampak. Dalam puisi doa di atas, dapat dianalisis sebagai berikut:

Secara tipografis, Puisi Doa karya Chairil Anwar ini terbagi menjadi dua bait. Yang masing-masing bait terdiri dari tujuh larik. Masing-masing larik disusun dengan sedikit kata.

Larik dengan kata terbanyak ada dalam bait kedua yaitu larik: Tuhanku aku mengembara di negeri asing. Sementara larik yang lain terdiri dari sedikit kata. Bahkan ada beberapa larik yang hanya terdiri dari satu kata saja yaitu kata Tuhanku dan kata Remuk.

Baca Juga: Analisis Rima dan Irama Puisi Doa Karya Chairil Anwar IMAJI PUISI DOA KARYA CHAIRIL ANWAR Imaji yang dimaksud dalam analsis puisi adalah kekuatan puisi dalam memunculkan daya imajinasi pembacanya. Istilah lain yang berkaitan dengan imaji adalah pencitraan. Istilah yang lebih mudah, bisa kita sebut dengan seolah-olah. Jadi ada imaji visual (selah-oleh melihat) ada pula imaji yang seolah-olah mendengar, dan merasakan.

Adapun Imaji atau citraan yang terdapat dalam puisi Doa Karya Chairil Anwar ini, ada dua jenis imaji, yaitu citraan yang seolah-olah mendengar, citraan pengelihatan, dan citraan peraba.

Citraan (Imaji) yang seolah melihat terdapat pada larik pusi Doa:

Tinggal kerlip lilin di kelam sunyi Pada kata kerlip pembaca seolah-olah melihat lilin dengan nyalanya yang tidak begitu besar. Nah, untuk mengetahui sesuatu yang menyala kita menggunakan indra pengelihatan, jadi larik tersebut dapat disebut sebagai citraan (imaji) pengelihatan.

Masih dalam larik di atas, ada punya kata sunyi. Sunyi itu berkaitan dengan indra pengelihatan. Memang tidak mendengar apa-apa, karena keadaan sunyi. Untuk mengetahui kondisi sunyi maka diperlukan indra pendengaran. Maka, larik dalam puisi Doa di atas, dapat disebut sebagai imaji pendengaran.

Baca Juga: Contoh Puisi yang Mengandung Citraan atau Imaji

Selanjutnya, imaji (citraan) peraba terdapat pada larik:

CayaMu panas suci Adanya kata panas menunjukkan hal yang dapat diketahui dengan indra peraba yang ada pada lapisan kulit manusia. Jadi, rasa panas itu didapat melalu imaji peraba. Seoalah-olah merasaka hawa panas dari CayaNya.

MAJAS PUISI DOA KARYA CHAIRIL ANWAR Majas yang digunakan dalam pusi Doa karya Chairil Anwar ini ada dua jenis yaitu majas hiperbola dan majas metafora.

Majas hiperbola adalah majas yang melebih-lebihkan. Majas ini terdapat dalam larik puisi Doa milik Chairil Anwar berikut ini:

Aku hilang bentukRemuk Baca Juga: Contoh Puisi dengan Majas Jadi, penggunakan hilang bentuk dan remuk adalah sebuah perumpamaan yang sangat berlebihan. Tidak mungkin seorang yang masih berpuisi sampai kehilangan bentuk dirinya dan dalam kondisi remuk.

Majas kedua yang digunakan dalam Puisi Doa oleh Chairil Anwar ini adalah Majas Metafora. Majas metafora terdapat pada larik:

Di pintuMu aku mengetuk Jadi, penggunakan kata Pintu dan Mengetuk saling berkaitan. Pintu merupakan majas metafora untuk ampunan dan lindungan. Mengetuk adalah metafor dari memohon. Larik di atas disebut sebagai majas metafora karena membandingkan pintu-ampunan dan mengetuk-memohon tanpa menggunakan kata pembanding (seperti; bagai).

Demikian penjelasan tentang analisis puisi Doa karya Chairil Anwar. Sementara masih dari struktur lahir puisi saja. Dalam postingan selanjutnya akan dibahas analisis dari struktur batinnya.

Baca Lanjutannya: Analisis Struktur Batin Puisi Doa Karya Chairil Anwar

DOC) DOA Karya Chairil Anwar | Dindin Iskandar - Academia.edu

Doa Karya Chairil Anwar : karya, chairil, anwar, Karya, Chairil, Anwar, Dindin, Iskandar, Academia.edu

Doa Karya Chairil Anwar

Doa Karya Chairil Anwar : karya, chairil, anwar, Karya, Chairil, Anwar

Unsur Instrinsik Puisi Doa

Doa Karya Chairil Anwar : karya, chairil, anwar, Unsur, Instrinsik, Puisi

Chairil Anwar Doa

Doa Karya Chairil Anwar : karya, chairil, anwar, Chairil, Anwar

Puisi Doa Chairil Anwar

Doa Karya Chairil Anwar : karya, chairil, anwar, Puisi, Chairil, Anwar

Analisis Puisi Berikut Do'a Karya Chairil Anwar - Brainly.co.id

Doa Karya Chairil Anwar : karya, chairil, anwar, Analisis, Puisi, Berikut, Karya, Chairil, Anwar, Brainly.co.id

Puisi Chairil Anwar Doa

Doa Karya Chairil Anwar : karya, chairil, anwar, Puisi, Chairil, Anwar

Puisi Ujian Praktik

Doa Karya Chairil Anwar : karya, chairil, anwar, Puisi, Ujian, Praktik

Makna Puisi Aku Karya Chairil Anwar | Cikimm.com

Doa Karya Chairil Anwar : karya, chairil, anwar, Makna, Puisi, Karya, Chairil, Anwar, Cikimm.com

Doa Karya Chairil Anwar

Doa Karya Chairil Anwar : karya, chairil, anwar, Karya, Chairil, Anwar

ANALISIS PUISI

Doa Karya Chairil Anwar : karya, chairil, anwar, ANALISIS, PUISI